Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dolar AS Mahal, Indofood Sukses Makmur (INDF) Kerek Harga Terigu

Indofood Sukses Makmur (INDF) menaikkan harga tepung terigu di pasar, seiring menguatnya nilai tukar dolar AS.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 24 September 2018  |  20:18 WIB
Pekerja akan mengangkat karung terigu di sebuah gudang - web
Pekerja akan mengangkat karung terigu di sebuah gudang - web

Bisnis.com, JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk. tengah menaikkan harga tepung terigu di pasar, seiring menguatnya nilai tukar dolar AS.

Direktur Indofood Sukses Makmur Franciscus Welirang mengatakan, peran tepung di mi instan tidak terlalu dominan, walaupun kelihatannya mi instan terbuat dari tepung.  Dia mengungkapkan, dampak kenaikan tepung terigu terhadap mi instan tidak cukup signifikan.

Franciscus menuturkan, sejak Mei 2018 hingga saat ini, telah terjadi kenaikan harga tepung terigu minimal 10%, bila mengikuti nilai tukar dolar terhadap rupiah. Grup Salim ini juga berencana menyesuaikan harga tepung terigu, mengingat kuatnya faktor nilai tukar.

Baca Juga : BRMS Lunasi Utang

"Jelas harga terigu naik minimum 10%, kan kau ikut dolar per rupiah. Indofood dalam hal ini Bogasari pasti menaikkan harga tepung terigu," ungkapnya kepada Bisnis, Senin (24/9/2018).

Pada semester I/2018, penjualan emiten berkode saham INDF mencapai Rp35,99 triliun, naik 0,95% dari posisi Rp35,65 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun penjualan dari segmen Bogasari pada semester I/2018 senilai Rp9,89 triliun, atau naik 7,5% dari Rp9,2 triliun year on year.

Sementara itu, laba usaha segmen Bogasari yang dicatatkan pada semester I/2018 senilai Rp550,66 miliar, atau turun dari posisi Rp600,13 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Pada penutupan perdagangan Senin (24/9/2018), kinerja saham INDF terkontraksi 1,65% atau 100 poin menuju level Rp5.975 per saham. Sepanjang tahun berjalan, saham INDF telah terjun hingga 21,64%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten indofood sukses makmur
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top