Saham BBRI Rawan Koreksi di Akhir Pekan

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dibuka menguat 60 poin ke level 3.150 pada perdagangan Jumat (21/9) meskipun masih berisiko mengalami tekanan.
Anida ul Masruroh | 21 September 2018 11:42 WIB
Nasabah melakukan transaksi perbankan melalui anjungan tunai manditi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) di Jakarta. - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dibuka menguat 60 poin ke level 3.150 pada perdagangan Jumat (21/9) meskipun masih berisiko mengalami tekanan.

Saham perbankan menjadi leading sector Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama perdagangan 2 hari terakhir seiring dengan penguatan nilai tukar rupiah melawan dolar AS.

Ketegangan perang dagang mulai mereda membuat rally bursa Asia termasuk IHSG. Selain itu, risk appetite investor dalam mengambil langkah buy back saham yang terlihat pada rally bursa saham merespons penguatan nilai mata uang emerging market.

Dolar AS melemah pasca tidak tercapai kesepakatan antara AS dengan Kanada pada NAFTA di Washington pada pekan ini. Bahkan yield Government Bond 10 tahun di atas 3% yang mengindikasikan peningkatan biaya pinjaman tidak signifikan mempengaruhi perhatian investor yang lebih cenderung mencermati prospek pendapatan perusahaan.

Saat ini, valuasi saham dengan ticker BBRI itu sudah cukup terdiskon dengan price book value sebesar 2,3 kali (di bawah rata-rata historis 5 tahun dengan price book value senilai 2,6 kali). Namun, saham BBRI relatif masih overvalued (lebih mahal) apabila dibandingkan indeks sektor keuangan yang memiliki nilai price book value sebesar 1,9 kali.

Secara teknikal analisis, saham BBRI berpotensi melemah menutup gap up dengan gravestone doji yang mengindikasikan reversal trend pada perdagangan hari ini. Sinyal pembalikan ni semakin menguat dengan terlihatnya MA bullish crossover. Indikator relative strength index berada pada area netral dengan stochastic yang masih dalam tren bullish.

Saham BBRI berisiko akan mengalami tekanan seiring dengan kondisi pasar yang juga rawan koreksi pada akhir pekan. Saham BBRI mencoba menguat terbatas breakout fibo retracement 50% sebagai resistance terdekat menuju 3.210. Diperkirakan saham BBRI akan bergerak dalam rentang 3.100-1.197 pada perdagangan hari ini.

Sumber: Bloomberg

*) Anida ul Masruroh, analis Bisnis Indonesia Resources Center

Tag : IHSG, bri
Editor : Aprillian Hermawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top