Sentimen Eksternal Masih Jadi Penggerak, IHSG Menguat di Awal Perdagangan

IHSG dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,28% atau 16,92 poin ke level 6.042,89, dan terus menguat hingga 0,62% atau 37,54 poin ke level 6.063,51 pada pukul 9.21 WIB.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Agustus 2018  |  10:07 WIB
Sentimen Eksternal Masih Jadi Penggerak, IHSG Menguat di Awal Perdagangan
Karyawan dan pelaku usaha berada di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/3/2018). - ANTARA/Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Selasa (28/8/2018),

IHSG dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,28% atau 16,92 poin ke level 6.042,89, dan terus menguat hingga 0,62% atau 37,54 poin ke level 6.063,51 pada pukul 9.21 WIB.

Adapun pada perdagangan kemarin, Senin (27/8), IHSG ditutup rebound dengan penguatan 0,96% atau 57,22 poin ke level 6.025,97.

Sebanyak 167 saham menguat, 58 saham melemah, dan 375 saham stagnan dari 600 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan dorongan terbesar dari sektor infrastruktur yang menguat 1,85%, disusul sektor industri dasar yang naik 0,97%.

Di sisi lain, hanya sektor aneka industri yang melemah sebesar 0,15% dan menahan penguatan IHSG lebih lanjut pagi ini.

Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan bahwa hari ini IHSG masih dipengaruhi dari sentimen global. Salah satunya pernyataan Gubernur The Fed Powell mengatakan dalam sebuah pidato di Simposium Jackson Hole Wyoming  bahwa ekonomi Amerika sangat kuat untuk peningkatan suku bunga AS secara gradual.

Maximilianus Nico Demus, Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, mengatakan bahwa peningkatan suku bunga juga tidak akan mengganggu pertumbuhan ekonomi Amerika.

Selain itu kebijakan yang dikeluarkan oleh PBOC berguna untuk melindungi kurs yuan dari dollar AS. Nico melihat sentimen ini masih cukup mendominasi sejak dari pekan lalu.

Beralih dari sana, Bank Indonesia kemarin menyampaikan bahwa pemilihan presiden yang akan datang, tidak akan mencegah Bank Indonesia untuk terus menaikkan tingkat suku bunga apabila diperlukan.

Bank Indonesia akan bersifat independen dan setiap tindakan kebijakan di masa depan akan ditentukan oleh data ekonomi. Mereka juga menyampaikan bahwa masih ada ruang untuk menaikkan tingkat suku bunga, karena tekanan global masih ada.

"Secara teknikal, kami memprediksi indeks IHSG pada hari berpotensi menguat dengan support dan resistance di level 6,004-6,036," katanya dalam riset harian, Selasa (28/8/2018).

Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis 27 terpantau menguat 0,72% atau 3,81 poin ke level 534,63 pada pukul 9.24 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,4% atau 2,1 poin di posisi 532,92.

 Saham-saham yang menguat pada awal perdagangan:

BBCA

+1,21%

TLKM

+1,73%

HMSP

+1,10%

CPIN

+2,94%

Saham-saham yang melemah pada awal perdagangan:

BBRI

-0,59%

ICBP

-0,57%

BDMN

-0,71%

FREN

-2,17%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup