Mayoritas Saham Andira Agro (ANDI) Diserap Sesuai Manajemen

Saham emiten anyar di sektor perkebunan PT Andira Agro Tbk. (ANDI) mayoritas diserap investor institusi. Hal ini sesuai keinginan manajemen agar memiliki pemegang saham untuk jangka panjang.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 19 Agustus 2018  |  21:03 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emiten anyar di sektor perkebunan PT Andira Agro Tbk. (ANDI) mayoritas diserap investor institusi. Hal ini sesuai keinginan manajemen agar memiliki pemegang saham untuk jangka panjang.

ANDI secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (16/8/2018). Perseroan menjadi emiten ke-32 yang melakukan IPO sepanjang 2018 dan emiten ke-596 di BEI.

Harga pelaksanaan IPO ANDI ialah Rp200. Perusahaan melepas 500 juta lembar sehingga meraih dana Rp100 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana efek ialah PT Victoria Sekuritas Indonesia. 

Direktur PT Victoria Sekuritas Indonesia Wisnu Widodo menyampaikan, penawaran pooling saham ANDI mengalami kelebihan permintaan 316 kali. Berdasarkan nilai emisi Rp100 miliar, over subscribed mencapai 4,2 kali. 

"Hal ini menunjukkan animo publik terhadap IPO ANDI begitu besar," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (16/8/2018).

Menurutnya, ada sekitar 900 nasabah ritel yang berminat terhadap saham ANDI. Namun, secara komposisi nasabah instirusi masih mendominasi penyerapan sahamnya di atas 90%. 

Hal tersebut, sambung Wisnu, sesuai dengan keinginan manajemen agar investor saham ANDI berorientasi menyimpan portofolionya dalam jangka panjang. 

Pada perdagangan perdananya, saham ANDI melonjak 70% atau 140 poin menjadi Rp340. Padahal, frekuensi transaksi hanya 3 kali. Perdagangannya pun langsung terkena batas auto reject atas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, emiten baru

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top