Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Juli 2018, Ramayana Kantongi Rp567 Miliar

Emiten peritel, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. berhasil membukukan pendapatan senilai Rp567 miliar pada Juli 2018.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 13 Agustus 2018  |  15:27 WIB
Logo Ramayana - istimewa
Logo Ramayana - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten peritel, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. berhasil membukukan pendapatan senilai Rp567 miliar pada Juli 2018.

 

Setyadi Surya, Sekretaris Perusahaan Ramayana Lestari Sentosa mengatakan, penjualan Juli 2018 adalah memanfaatkan momentum tahun ajaran baru pendidikan.

Adapun penjualan pada Juli 2018 lebih banyak ditopang oleh segmen fesyen. 

 

Setyadi mengatakan, penjualan pada Juli 2018 naik tipis dari Juli 2017. Dia mengatakan, nilai penjualan pada Juli 2017 senilai Rp563 miliar.

 

"Penjualan pada Juli 2018 naik tipis. Mengingat momentum Lebaran yang sangat berdekatan dengan tahun ajaran baru, sehingga aktivitas berbelanja cenderung kurang," ungkapnya saat dihubungi Bisnis, Senin (13/8/2018).

 

Adapun  pertumbuhan rata-rata penjualan tiap toko (same store sales growth/SSSG) dari Januari-Juli 2018 mencapai 1,3% atau naik 3,3%. Peningakatan SSSG per Juli 2018 Ramayana dominan ditopang oleh pertumbuhan fesyen yang mencapai 10% sedangkan segmen supermarket turun 19,3%.

 

Setyadi mengatakan, penurunan pada segmen supermarket memang sudah diprediksikan, sebab perseroan memperkecil luas gerai supermarket. Dengan memperkecil luas supermarket, kata Setyadi, maka stock keeping unit (SKU) pun akan berkurang.

 

Strategi itu dilakukan Ramayana untuk mengurangi tumpukan inventory selama ini telah menjadi beban peritel. Selain itu, RALS juga akan menghadapi normal margin di tengah, ketatnya persaingan dan penundaan penaikkan harga.

 

Dalam laporan keuangan Juni 2018, penjualan Ramayana untuk segmen pakaian & aksesoris senilai Rp2,05 triliun, tumbuh 8,46% year on year dari posisi Rp1,89 triliun.

 

Sementara itu, penjualan segmen swalayan senilai Rp853,78 miliar pada semester I/2018, atau mengalami penurunan hingga 20% year on year dari posisi Rp1,07 triliun. Dia mengatakan, penurunan penjualan pada segmen swalayan pun sudah diprediksikan sejak tahun lalu.

 

Pada sisa tahun ini, RALS mengharapkan kondisi ekonomi lebih stabil, apalagi dengan adanya pelemahan nilai tukar rupiah. Kendati begitu, Setyadi tetap optimis target penjualan senilai Rp8,2 triliun akan tetap tercapai hingga akhir 2018.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ramayana lestari sentosa
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top