Intiland Development (DILD) Pastikan Rencana Emisi Global Bond US$250 Juta

Emiten properti PT Intiland Development Tbk. memastikan akan melanjutkan rencana untuk menerbitkan obligasi global senilai US$250 juta setelah Moodys Investor Service memberikan peringkat B2 kepada perseroan dan surat utang tersebut.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 27 Juli 2018  |  20:04 WIB
Intiland Development (DILD) Pastikan Rencana Emisi Global Bond US$250 Juta
Presdir/CEO PT Intiland Development Tbk Hendro S Gondokusumo (kedua kiri) bersama Wakil Presiden Direktur dan COO Suhendro Prabowo (dari kiri), dan Komisaris Utama Cosmas Batubara, mendengarkan pembicaraan Direktur Eksekutif Utama Gondokusumo, selepas RUPST/LB, di Jakarta, Jumat (20/4/2018)./JIBI/Bisnis - Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten properti PT Intiland Development Tbk. memastikan akan melanjutkan rencana untuk menerbitkan obligasi global senilai US$250 juta setelah Moody’s Investor Service memberikan peringkat B2 kepada perseroan dan surat utang tersebut.

Theresia Rustandi, Sekretaris Perusahaan Intiland Development, mengatakan bahwa rencana emisi surat utang global tersebut sudah disetujui oleh pemegang saham perseroan dalam rapat umum pemegang saham pada 20 April lalu.

Perseroan diberi kesempatan untuk menerbitkan obligasi global tersebut dalam kurun waktu 2 tahun sejak diperolehnya restu pemegang saham, dengan nilai maksimal US$250 juta.

Setelah memperoleh peringkat B2 dengan outlook stabil dari Moody’s yang diumumkan hari ini, Jumat (27/7/2018), perseroan tidak memiliki wacana untuk melakukan penyesuaian terhadap rencana tersebut.

Theresia masih enggan mengungkapkan target lebih pasti terkait rencana emisi tersebut, baik waktunya, tahapan, rencana roadshow, maupun estimasi rentang kupon. “Saat ini masih dalam proses persiapan,” katanya, Jumat (27/7/2018).

Dia mengatakan, pemberian peringkat sepenuhnya merupakan kewenangan lembaga pemeringkat.

Rencana emisi obligasi global ini merupakan obligasi global pertama yang diterbitkan perseroan, sehingga menurutnya akan bagus bagi perseroan untuk membuka jalan ke opsi strategi pendanaan yang lebih besar.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, intiland development

Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top