Didorong Spekulasi Peningkatan Permintaan, Harga Karet Ditutup Menguat

Harga karet untuk pengiriman Oktober 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 0,74% atau 1,4 poin ke level 189,90 yen per kilogram (kg).
Aprianto Cahyo Nugroho | 17 Mei 2018 15:54 WIB
Pekerja mengumpulkan getah karet di area hutan PTPN IX, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (11/1). - ANTARA/Harviyan Perdana Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (17/5/2018), di tengah spekulasi meningkatnya permintaan.

Harga karet untuk pengiriman Oktober 2018, kontrak teraktif di Tokyo Commodity Exchange (Tocom), ditutup menguat 0,74% atau 1,4 poin ke level 189,90 yen per kilogram (kg).

Sebelumnya, harga komoditas ini juga dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,11% atau 0,2 poin di posisi 188,7, setelah berakhir rebound 0,21% atau 0,4 poin ke level 188,4 pada perdagangan Rabu (16/5/2018).

Gu Jiong, analis dari broker komoditas Yutaka Shoji mengatakan penguatan harga karet hari ini didorong oleh spekulasi akan meningkatnya permintaan.

“Ada spekulasi bahwa harga yang rendah akan meningkatnya permintaan karet dari produsen ban karena penjualan mobil di China meningkat,” ungkapnya, seperti dikutip Bloomberg.

Diketahui, angka penjualan mobil di China tumbuh 11,2% pada bulan April, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Gu menambahkan, pelemahan yen Jepang terhadap dolar AS serta penguatan harga minyak mentah juga turut memberikan dorongan terhadap harga karet.

Nilai tukar yen hari ini terpantau melemah 0,16% atau 0,18 poin ke level 110,58 yen per dolar AS pada pukul 13.15 WIB.

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak Oktober 2018 di Tocom

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

17/5/2018

189,9

+0,74%

16/5/2018

188,5

+0,21%

15/5/2018

188,1

-2,18%

14/5/2018

192,30

-0,57%

11/5/2018

193,40

+0,26%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga karet

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top