DOLAR AS: Yield Obligasi Melesat, Indeks Tembus Level 93

Indeks dolar Amerika Serikat mulai menyundul ke level 93, saat pasar merespons kenaikan tertinggi yield obligasi bertenor 10 tahun.
Linda Teti Silitonga | 16 Mei 2018 07:01 WIB
Petugas menata tumpukan uang dolar AS di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, Rabu (18/4/2018)./ANTARA FOTO - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks dolar Amerika Serikat mulai menyundul ke level 93, saat pasar merespons kenaikan tertinggi yield obligasi bertenor 10 tahun.

Indeks dolar AS pada perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (16/5/2018) ditutup menguat 0,60% ke level 93,219.

Sementara itu pada penutupan perdagangan 14 Mei, indeks dolar AS tercatat menguat 0,05% ke level 92,587.

Posisi indeks dolar AS yang menginjak level 93 merupakan tingkat tertinggi pada tahun ini. Indeks menggambarkan posisi dolar terhadap sejumlah mata uang utama lainnya.

Sementara itu dari data Bloomberg mengemukakan, level tertinggi pada tahun lalu mencapai angka 98 yang terjadi pada 16 Mei 2017.

Imbal hasil obligasi yang menguat dan kekhawatiran geopolitik yang meningkat disebut menjadi sentimen utama penguatan indeks dolar AS.

Sementara itu, pasar juga mengamati momentum pertemuan AS dan China terkait perselisiahan perdagangan.

Peningkatan kekerasan di Timur Tengah dan adanya berita Korea Utara menunda KTT dengan Korea Selatan yang dijadwalkan pada hari Rabu juga membebani sentimen.

Indeks dolar AS

15 Mei     93,219

14 Mei     92,587

11 Mei     92,537

Sumber: Bloomberg

Tag : dolar as
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top