Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2017, Laba Blue Bird (BIRD) Tergerus

Kinerja emiten taksi terbesar nasional, PT Blue Bird Tbk. mengalami penurunan pada tahun lalu. Pada 2017, laba tahun berjalan perseroan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk yaitu sebesar Rp424,86 miliar.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 26 Maret 2018  |  21:41 WIB
Deretan Taksi Blue Bird. - Bisnis.com
Deretan Taksi Blue Bird. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Kinerja emiten taksi terbesar nasional, PT Blue Bird Tbk. mengalami penurunan pada tahun lalu. Pada 2017, laba tahun berjalan perseroan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk yaitu sebesar Rp424,86 miliar.

Laba yang dibukukan Burung Biru pada 2017 tersebut terkoreksi 16,24% dibandingkan capaian perseroan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp507,28 miliar. Laba Blue Bird terus tergerus setelah pada 2015 sempat menyentuh Rp824,02 miliar.

Dari laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, emiten dengan kode saham BIRD tersebut membukukan pendapatan bersih sebesar Rp4,2 triliun pada 2017, melemah 12,31 dibandingkan capaian tahun 2016 yang sebesar Rp4,79 triliun.

Direktur Blue Bird Adrianto Djokosoetono mengungkapkan pada tahun ini, perseroan fokus melakukan peremajaan armada dan menyasar pasar baru yaitu transportasi untuk wisatawan domestik dan mancanegara.

“Pemerintah menargetkan jumlah wisatawan dapat mencapai 17 juta orang, kami ingin menyambut itu dengan baik. Sekarang ini dari pariwisata masih cukup kecil porsinya,” ungkap Adrianto di Jakarta, Senin (26/3).

Adrianto enggan membeberkan secara detil berapa kontribusi sektor pariwisata pada perseroan. Untuk dapat menangkap berbagai peluang dari sektor wisata, Blue Bird juga menambah armada khusus untuk rental car dan bis Big Bird.

Adapun, per akhir 2017, total aset perseroan sebesar Rp6,52 triliun, tergerus 10,7% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,3 triliun. Adapun, posisi kas dan setara kas pada akhir tahun 2017 sebesar Rp474,29 miliar, turun 19,86% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp591,88 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Blue Bird
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top