Volume Penjualan Semen SMBR Tumbuh 40% Pada Februari 2018

Rahmad mengungkapkan, target pertumbuhan penjualan semen yang cukup tinggi pada tahun ini untuk membuktikan bahwa perseroan mampu bersaing di tengah industri semen yang sedang lesu.
Novita Sari Simamora | 28 Februari 2018 20:09 WIB
ilustrasi - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten semen, PT Semen Baturaja Tbk. mencatatkan pertumbuhan volume penjualan semen pada Februari 2018 hampir mencapai 40% year on year.

Direktur Utama Semen Baturaja, Rahmad Pribadi mengatakan volume penjualan pada Januari sudah tumbuh 25% atau mencapai 161.000 ton. Sementara itu, pada Februari 2018 volumenya lebih tinggi. "Februari 2018 year on year tumbuh di atas 30%. Iya mendekati [angka 40%]," ungkapnya di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Rahmad mengungkapkan, target pertumbuhan penjualan semen yang cukup tinggi pada tahun ini untuk membuktikan bahwa perseroan mampu bersaing di tengah industri semen yang sedang lesu. Target optimisme itu muncul karena Pabrik Baturaja II telah beroperasi komersial.

Adapun Pabrik Baturaja II merupakan pabrik semen yang terintegrasi kdua yang dimiliki SMBR dengan kapasitas produksi sebesar 1,85% juta ton per tahun, sehingga total kapasitas produksi semen SMBR sebesar 3,85 juta ton per tahun.

Hingga akhir tahun ini, perseroan memproyeksikan belanja modal hingga Rp1 triliun. Saat ini, perseroan tengah mengkaji rencana pembelian tambang batu bara di Sumatra Selatan. Dalam konsensus Bloomberg, 4 analis yang disurvei memproyeksikan target harga SMBR mencapai Rp597,5 per saham. Keempat analis yang disurvei oleh Bloomberg merekomendasikan sell untuk saham SMBR.

Tag : semen baturaja
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top