Menjawab Isu Akuisisi Smartfren dan Tri, Ini Kata Indosat (ISAT)

Emiten layanan telekomunikasi PT Indosat Tbk. memastikan belum memiliki rencana untuk mengakuisisi dua perusahaan operator lain yaitu PT Smartfren dan Hutchison 3 seperti isu yang selama ini beredar.
Dara Aziliya | 05 Februari 2018 18:10 WIB
Menkominfo Rudiantara (dari kiri) menyampaikan paparan disaksikan Presdir PT Indosat Ooredoo Tbk. Joy Wahjudi dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Triawan Munaf dalam acara Digital Economic Briefing, di Jakarta, Kamis (16/11). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten layanan telekomunikasi PT Indosat Tbk. memastikan belum memiliki rencana untuk mengakuisisi dua perusahaan operator lain yaitu PT Smartfren dan Hutchison 3 seperti isu yang selama ini beredar.

President Director dan CEO PT Indosat Tbk. Joy Wahjudi megatakan perseroan sejauh ini belum melakukan penjajakan untuk akuisisi atau merger dengan perusahaan tertentu, termasuk dengan kedua perusahaan yang selama ini isunya beredar.

“Sebenarnya untuk konsolidasi itu, skenarionya tidak mudah. Isu kemarin [Indosat akan akuisisi Tri dan Smartfren] itu gosip,” jelas Joy pada Bisnis.com, Senin (5/2/2018).

Joy menyampaikan untuk menempuh upaya merger dan akuisisi (M&A), perusahaan harus memastikan ada value tertentu yang harus didapatkan dari aksi korporasi tersebut, seperti dari sisi frekuensi maupun kapasitas perusahaan.

Joy menyampaikan sepanjang tahun ini perusahaan fokus memperkuat kapasitas layanan pada segmen 4G di lima provinsi di luar Pulau Jawa. Dia mengklaim kondisi finansial perusahaan sangat mapan untuk menempuh berbagai aksi korporasi.

Adapun, selama Januari—September 2017, emiten dengan kode saham ISAT tersebut mencatatkan pendapatan sebesar Rp22,56 triliun, naik 4,8% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya (yoy).

Tag : indosat
Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top