Januari 2018, PP Presisi (PPRE) Kantongi Kontrak Baru Rp1 Triliun

Perseroan konstruksi pelat merah, PT PP Presisi Tbk. mengantongi kontrak baru Rp1 triliun pada Januari 2018.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 05 Februari 2018  |  14:50 WIB
Januari 2018, PP Presisi (PPRE) Kantongi Kontrak Baru Rp1 Triliun
Direktur Utama PT PP Presisi Tbk Iswanto Amperawan (kanan) berpose dengan Direktur Keuangan Benny Pidakso, sebelum konferensi pers di Jakarta, Senin (5/2). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Perseroan konstruksi pelat merah, PT PP Presisi Tbk. mengantongi kontrak baru Rp1 triliun pada Januari 2018.

Direktur Keuangan PP Presisi Benny Pidakso mengungkapkan perseroan berhasil memperoleh kontrak baru dari bisnis pengangkutan batu bara dan pekerjaan sipil pada bulan pertama tahun ini. Total nilai kontrak baru (NKB) yang dikantongi emiten berkode saham PPRE tersebut senilai Rp1 triliun.

Benny mengatakan PPRE segera mendapatkan NKB dari pekerjaan pengangkutan batu bara dalam beberapa pekan ke depan senilai Rp1 triliun. Dengan demikian, perusahaan bakal memiliki tiga kontrak proyek pengangkutan batu bara yang dikelola oleh anak usaha, PT Lancarjaya Mandiri Abadi.

Tahun ini, sambungnya, perusahaan memasang target total nilai kontrak Rp16,5 triliun. Jumlah itu berasal dari carry over kontrak 2017 senilai Rp9 triliun dan target NKB senilai Rp7,5 triliun.

“Kami tidak akan mengandalkan proyek yang berasal dari induk usaha saja tetapi ingin mendapatkan pasar yang lebih luas,” jelasnya di Jakarta, Senin (5/2/2018).

Dia menjelaskan bahwa perseroan juga membidik sejumlah proyek jalan tol antara lain Cileunyi-Sumedang-Dawuan dan Serang-Panimbang. Dalam proyek-proyek tersebut, PPRE akan menggarap pekerjaan sipil yang berkaitan dengan tanah.

Seperti diketahui, target NKB yang dipasang PPRE pada 2018 meningkat 27% dibandingkan dengan pencapaian 2016 senilai Rp5,9 triliun. Sampai dengan Desember 2017, perseroan tercatat memiliki aset 1.685 kendaraan alat berat dengan usia rata-rata 2,49 tahun.

Sementara itu, anak usaha PT PP (Persero) Tbk., memasang target pertumbuhan laba bersih Rp434 miliar-Rp445 miliar pada 2018. Total pendapatan yang dibidik perseroan mencapai Rp4,91 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
PP Presisi

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top