Bursa Hong Kong Terkoreksi Mengekor Wall Street

Bursa saham Hong Kong jatuh paling dalam dalam dua minggu terakhir akibat terseret sentimen Wall Street.
Ana Noviani | 28 Juni 2017 16:10 WIB
Bursa Hong Kong

Bisnis.com, JAKARTA -- Bursa saham Hong Kong jatuh paling dalam dalam dua minggu terakhir akibat terseret sentimen Wall Street.

Dilansir Reuters, Indeks Hang Seng ditutup turun 0,6% pada akhir perdangangan Rabu (28/6) ke level 25.683,50. Sementara itu, Indeks China Enterprises terkoreksi 0,9% ke level 10.408,19.

Sejak awal perdagangan hari ini, indeks Hang Seng berada di zona merah. Koreksi bursa saham Hong Kong sejalan dengan mayoritas pasar saham di Asia setelah Wall Street terpukul oleh penundaan pemungutan suara untuk reformasi layanan kesehatan Amerika Serikat. Sentimen juga berasal dari lesunya Growth Enterprise Market (GEM).

Papan perdagangan start-up terkoreksi hampir 1% pada Rabu (28/6) setelah anjok hampir 10% pada Selasa dan ditutup pada rekor terendah.

Penny stock di bursa saham Hong Kong terkoreksi paling dalam seiring aksi jual investor untuk mengurangi eksposure seiring tingginya volatilitas pasar. Saham Greaterchina Professional Services Ltd, misalnya, turun 30% setelah terjun bebas 93% pada Selasa (27/6).

Sumber : Reuters

Tag : bursa hong kong
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top