Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kalbe Farma Klaim Sabet Tender 40 Item Obat

PT Kalbe Farma Tbk. mengaku telah mendapatkan tender pengadaan 40 item obat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional alias JKN pada tahun ini.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 15 Juni 2017  |  06:30 WIB
Kalbe Farma Klaim Sabet Tender 40 Item Obat
Aktivitas di pabrik Kalbe Farma di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat - Reuters/Enny Nuraheni
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA- PT Kalbe Farma Tbk. mengaku telah mendapatkan tender pengadaan 40 item obat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional alias JKN pada tahun ini.

Emiten berkode saham KLBF itu mengungkapkan item obat yang dimenangkan pada tahun ini terbilang cukup tinggi. Pasalnya, selama tahun lalu, KLBF hanya menyediakan maksimal 30 item obat.

“Kami memenangi jumlah yang bertambah pada tahun ini,” kata Direktur Utama KLBF Vidjongtius, Rabu (14/6/2017).

Dia mengungkapkan kontribusi proyek JKN terhadap pendapatan perusahaan pada tahun lalu berkisar 10-15% dari segmen usaha obat resep. Pada tahun ini, kata Vidjongtius, target kontribusi itupun masih sama.

Di sisi lain, dia mengakui selama ini proyek JKN merupakan tantangan bagi produsen obat. Pasalnya, selain harga telah ditetapkan oleh pemerintah yang cenderung murah, para pemenang tender juga berkewajiban mengirimkan barang hingga ke pengguna.

“Atau minimal harus dikirim ke cabang di mana Puskemas yang meminta obat itu berada,” ungkapnya.

Alhasil, Kalbe Farma mengakui sulit menggenjot margin dari proyek JKN tersebut. “Semoga harga tidak diturunkan, dan infrastruktur yang dibangun pemerintah akan membantu distribusi ke depannya,” harap Vidjongtius.

Sejauh ini, pertumbuhan kinerja KLBF disokong seluruh lini operasi. Sebagai andalan, produk nutrisi menyumbang penjualan paling besar senilai Rp1,42 triliun dengan tingkat pertumbuhan 12% selama kuartal pertama tahun ini.

Sedangkan kontributor kedua adalah usaha distribusi obat. Dari operasi tersebut, KLBF mengantongi pendapatan sebesar Rp1,4 triliun, kinerja itu tumbuh 4,4% selama triwulan pertama 2017.

Dari sisi produk, obat resep menyumbang penjualan sebesar Rp1,2 triliun. Kinerja tersebut tumbuh 4,5% dibandingkan Rp1,15 triliun pada periode sama tahun lalu. Sisanya, penjualan KLBF disumbang produk kesehatan lainnya sebesar Rp880,5 miliar, tumbuh 10,7% pada kuartal pertama tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

market
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top