BURSA 26 MEI: KGI Sekuritas Rekomendasi Saham BBTN, ASII, ADRO, PWON

KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan besok, Jumat (26/5/2017) bergerak di kisaran support 5.650-5.560-5.495, resisten 5.745-5.850-5.900-6.100-6.500
Linda Teti Silitonga | 25 Mei 2017 10:49 WIB
Mengamati pergerakan harga saham. - .Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA- KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan besok, Jumat (26/5/2017) bergerak di kisaran support 5.650-5.560-5.495, resisten 5.745-5.850-5.900-6.100-6.500.

“IHSG mental dari support. Resisten 5.745-5.850 siap diterjang,” kata Periset Senior KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko dalam risetnya.

Dikemukakan aksi jual pelaku pasar yang berusaha menekan harga kebawah cukup mereda, setelah dilawan oleh pembelian saham big cap index driver dan lapis dua pilihan oleh kaum banteng.

“Dengan momentum positif yang mulai kembali ke IHSG, rekomen akumulasi untuk skenario pembalikan arah tren naik menuju 5.745-5.850,” kata Yuganur. 

KGI Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham berikut:

  • Bank BTN (BBTN) (Trading target: Rp2.650-Rp2.750)

Secara teknikal pattern perbaikan short dan medium term trend di emitten perbankan ini membuatnya menarik untuk di akumulasi melihat kinerja expektasi earnings kedepan di 2017 dengan skenario kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di Rp2.650-Rp2.750.

Entry (1) Rp2.450, Entry (2) Rp2.390, Cut loss point: Rp2.290

  • Astra International (ASII) (Trading target Rp9.000-Rp9.350)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten big cap index driver ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resistance psikologis Rp9.000-Rp9.350.

Entry (1) Rp8.675, Entry (2) Rp8.575, Cut loss point: Rp8.475

  • Adaro Energy (ADRO) (Trading target Rp1.575-Rp1.625)

Harga komoditas yang mulai rebound dari low 10 tahun terakhir setelah tertekan sekian lama membuat emitten tambang ini menarik untuk di akumulasi jangka medium-term, rekomen akumulasi untuk potensi kenaikan berikutnya ke Rp1.575-Rp1.625.

Entry (1) Rp1.465, Entry (2) Rp1.415, Cut loss point: Rp1.395

  • Pakuwon (PWON) (BUY) (Trading Target: Rp700)

Pattern perbaikan momentum dalam short dan medium term emitten konstruksi ini dapat digunakan sebagai trading opportunity mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya ke resisten psikologis Rp700.

Entry (1) Rp625, Entry (2) Rp615, cut loss point: Rp595

Tag : IHSG
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top