Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA CHINA: Ekonomi Diprediksi Melambat, Indeks Shanghai Composite Ditutup Melemah

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,48% ke level 3.075,68, setelah dibuka turun 0,11% di posisi 3.087,17.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 Mei 2017  |  15:03 WIB
BURSA CHINA: Ekonomi Diprediksi Melambat, Indeks Shanghai Composite Ditutup Melemah
Bursa China SHCI - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks saham acuan China berakhir mixed pada perdagangan hari ini (Senin, 22/5/2017), di saat berlanjutnya kekhawatiran seputar pertumbuhan ekonomi dan aturan yang lebih ketat untuk membatasi investasi spekulatif menekan daya tarik aset berisiko.

Indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,48% ke level 3.075,68, setelah dibuka turun 0,11% di posisi 3.087,17. 

Adapun indeks CSI 300 di Shenzhen yang berisi saham-saham bluechip berakhir menguat 0,22% atau 7,39 poin ke 3.411,24, setelah dibuka turun 0,10% di posisi 3.400,59.

Dilansir Reuters, pasar saham China telah tertatih-tatih selama beberapa pekan terakhir akibat kekhawatiran atas perlambatan ekonomi baru serta aturan ketat yang ditujukan untuk membatasi risiko finansial yang luas.

Akhir pekan lalu, State Information Center menyatakan bahwa ekonomi China kemungkinan akan tumbuh sekitar 6,8% pada kuartal kedua 2017, dibandingkan dengan 6,9% pada kuartal pertama.

“Secara keseluruhan, ekonomi China akan tetap stabil namun dengan tren yang sedikit melambat,” papar lembaga think thank tersebut.

Selama akhir pekan, regulator sekuritas China menjatuhkan hukuman kepada perusahaan broker Sealand Securities dan reksadana Sinvo Fund Management Co. karena manajemen internal mereka yang lemah.

“Ketika pertumbuhan berjalan dengan baik, mereka (pemerintah China) mulai menarik sedikit likuiditas serta menaikkan suku bunga sedikit,” kata Will Ballard, head of emerging markets and Asia Pacific equities di Aviva Investors, mengacu pada kampanye Beijing untuk merapikan sektor keuangan.

Indeks yang memantau perusahaan-perusahaan broker utama pun ditutup turun 1,2% di level terendah dalam 14 bulan.

Saham properti juga melemah, setelah terdapat lebih banyak kota yang mengumumkan langkah pembatasan baru terhadap pembelian rumah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa china indeks shanghai composite
Editor : Fajar Sidik
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top