Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO SAHAM: Trafoindo Tawarkan Rp320-Rp400 per Saham

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Trafoindo Prima Perkasa Tbk. menawarkan 1,2 miliar lembar saham baru dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan harga penawaran Rp320-Rp400 per saham.
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 22 Mei 2017  |  14:07 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Trafoindo Prima Perkasa Tbk. menawarkan 1,2 miliar lembar saham baru dalam penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan harga penawaran Rp320-Rp400 per saham.

Calon emiten ini bergerak di bidang usaha industri kelistrikan, perdagangan, dan jasa. Trafoindo memiliki empat pabrik yang berlokasi di Tangerang dan total aset sebesar Rp1,53 triliun.

Bahana Sekuritas ditunjuk sebagai pelaksana penjamin emisi aksi IPO Trafoindo Prima Perkasa ini.

Direktur Bahana Sekuritas Andi Sidharta menuturkan akan menggelar bookbuilding pada 22 Mei-30 Mei 2017. Tak hanya menggelar roadshow di Indonesia, Bahana Sekuritas juga akan menawarkan saham Trafoindo kepada calon investor di Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia.

"Kisaran harga penawaran Rp320-Rp400 per saham sehingga perseroan menargetkan dapat menghimpun dana Rp384,5 miliar-Rp480 miliar," ujarnya, Senin (22/5).

Direktur Utama Trafoindo Prima Perkasa Suryono Limputra menuturkan, inisiatif untuk menggelar IPO bertujuan untuk menggalang dana untuk ekspansi perusahaan.

"Dengan IPO, kami dapat meningkatkan peran sebagai manufaktur trafo untuk mendukung upaya meningkatkan kapasitas kelistrikan, pembangunan jaringan, dan konsumsi listrik per kapita di Indonesia," ujarnya.

Dana yang diperoleh dari penawaran umum perdana saham ini setelah dikurangi seluruh biaya-biya akan digunakan untuk belanja modal. Lebih rinci, sekitar 65% dari dana IPO akan digunakan Trafoindo untuk belanja modal pengembangan usaha perseroan dan Powerindo.

Usaha tersebut terdiri dari penambahan lini produksi trafo distribusi minyak, peningkatan kapasitas produksi trafo arus dan trafo tegangan, pembanganan gudang bahan baku dan produk jadi yang berlokasi di Tangerang Banten.

Selain itu, perseroan juga berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi produk mekanis dan elektris lainnya, seperti fused cutout, lightning arrester, fuse link, isolator tumpu maupun tarik, dan produk sheet metal.

Adapun sisanya akan digunakan sebagai modal kerja, antara lain untuk pembelian bahan baku, pembayaran utang usaha, beban produksi, beban pemasaran dan lain-lain. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo saham
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top