HARGA MINYAK: Lapangan Minyak Libya Kembali Beroperasi, WTI Ditutup Melemah

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun 65 sen atau 1,3% ke level US$48,97 per barel di New York Mercantile Exchange, level terendah sejak 28 Maret.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 April 2017  |  08:02 WIB
HARGA MINYAK: Lapangan Minyak Libya Kembali Beroperasi, WTI Ditutup Melemah
Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak mentah meluncur ke level terendah satu bulan setelah Libya membuka kembali pengeboran terbesarnya dan kenaikan persediaan produk dan output minyak mentah AS membebani pasar.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun 65 sen atau 1,3% ke level US$48,97 per barel di New York Mercantile Exchange, level terendah sejak 28 Maret.

Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak Juni turun 38 sen ke level US$51,44 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Seperti dilansir Bloomberg, minyak mentah dari lapangan Sharara di Libya telah mulai mengalir ke kilang Zawiya setelah force majeure di pelabuhan barat Zawiya dicabut.

Minyak mentah telah melemah selama dua pekan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa output AS yang meningkat akan mengimbangi upaya Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya untuk memangkas produksi global.

Rusia, yang bergabung dalam kesepakatan tersebut mungkin akan lebih sulit untuk memperpanjang kesepakatan karena akan menghambat rencana perusahaan lokal untuk berkembang.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan pekan ini negaranya akan menunggu apakah akan memutuskan untuk bergabung dengan OPEC dalam memperpanjang pembatasan produksi.

"Pasar secara teknis lemah dan Libya adalah alasan utama terhadap aksi jual," ujar Phil Flynn, analis pasar senior Price Futures Group, seperti dikutip Bloomberg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga minyak mentah

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top