BURSA HONG KONG: Hang Seng Turun Tipis, Pasar Tunggu Hasil Pilpres Prancis

Indeks Hang Seng ditutup turun tipis 0,06% atau 14,96 poin ke 24.042,02, setelah dibuka dengan kenaikan 0,36% atau 86,06 poin di posisi 24.143,04.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 21 April 2017  |  15:59 WIB
BURSA HONG KONG: Hang Seng Turun Tipis, Pasar Tunggu Hasil Pilpres Prancis
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham di Hong Kong ditutup turun tipis dalam perdagangan yang lebih sepi hari ini, Jumat (21/4/2017), di saat para investor mengambil posisi wait and see menjelang putaran pertama pemilihan presiden di Prancis pada akhir pekan.

Indeks Hang Seng ditutup turun tipis 0,06% atau 14,96 poin ke 24.042,02, setelah dibuka dengan kenaikan 0,36% atau 86,06 poin di posisi 24.143,04.

Dilansir Reuters, para investor enggan menempatkan posisi baru seiring penantian atas hasil putaran pertama pemilihan presiden Prancis pada 23 April 2017.

Insiden penembakan semalam terhadap seorang polisi di Paris tadi malam yang telah diklaim oleh Islamic State (IS) juga telah mengurangi minat investor.

Di sisi lain, fokus pasar juga tertuju pada keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Kamis untuk melancarkan penyelidikan perdagangan terhadap negara-negara pengekspor baja global termasuk China, sehingga meningkatkan kemungkinan tarif baru dan menyebabkan saham beberapa produsen baja AS naik lebih dari 8%.

Akan tetapi, pasar China mengabaikan rencana tersebut, sebagian karena langkah Washington tersebut telah lama diantisipasi.

"AS berkontribusi untuk sebagian kecil dalam ekspor baja China. Tapi jika penyelidikan Trump dituangkan ke dalam tindakan, hal itu akan meningkatkan peluang terjadinya gesekan perdagangan dan melukai sentimen pasar,” ujar Yang Kunhe, analis baja di Northeast Securities.

 

Pergerakan Indeks Hang Seng

Tanggal

Level

Perubahan

21/4/2017

24.042,02

-0,06%

20/4/2017

24.056,98

+0,97%

19/4/2017

23.825,88

-0,41%

18/4/2017

23.924,54

-1,39%

13/4/2017

24.261,66

-0,21%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pilpres, bursa hong kong, indeks hang seng

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top