Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Market Summary by PT Valbury Sekuritas Indonesia, 13 Maret

VIEW MARKET Faktor dari luar negeri: AS : Kemungkinan The Federal Reserve (The Fed) untuk merealisikan kenaikan suku bunga pada pekan ini tetap tinggi, meski disisi lainnya masih terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Pengunjung memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) , di salah satu kantor sekuritas di Jakarta./JIBI-Endang Muchtar
Pengunjung memantau perkembangan indeks harga saham gabungan (IHSG) , di salah satu kantor sekuritas di Jakarta./JIBI-Endang Muchtar
VIEW MARKET  
Faktor dari luar negeri: 
 
AS : Kemungkinan The Federal Reserve (The Fed) untuk merealisikan kenaikan suku bunga pada pekan ini tetap tinggi, meski disisi lainnya masih terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi. Tetapi situasi yang memungkinkan The Fed menaikan suku bunga adalah penyerapan tenaga kerja di AS yang tetap berada di level tinggi pada Februari serta upah yang meningkat.
 
AS : Departemen Tenaga Kerja AS mempublikasikan data Non-Farm Payrolls. Alhasil, data Non-Farm Payrolls naik menjadi 235.000 pada Februari. Angka ini di atas perkiraan para analis sebesar 200.000. Klaim pengangguran naik 20.000 pada pekan yang berakhir 4 Maret lalu menjadi 243.000.
 
ECB : Bank sentral Eropa lebih mengambil keutusan untuk mempertahankan suku bunga. Tingkat suku bunga pada operasi refinancing utama tetap di level 0,00 persen, dan suku bunga fasilitas pinjaman marjinal dan fasilitas deposito tidak berubah masing-masing 0,25 persen dan minus 0,40 persen.
 
Faktor dalam negeri : 
 
Program pengampunan pajak akan segera berakhir pada 31 Maret 2017. Secara umum program amnesti pajak cukup berhasil karena deklarasi aset hampir sepertiga dari PDB.
 
Prediksi IHSG : 
 
Ekspektasi kenaikan suku bunga the Fed pada Maret dengan probabilitas tinggi akan menjadi perhatian pelaku pasar saham global. Sementara itu faktor dari dalam negeri masih terbilang minim dan sulit untuk menahan tekanan dari ekternal tersebut. Bauran dari sentimen diatas berpotensi memicu IHSG bergerak mixed, berpeluang naik pekan ini. Pattern IHSG :  down to up
 
Perspektif tenikal 
Support Level : 5368/5346/5322
Resistance Level : 5414/5438/5460
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up
 
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal : 
 
BBTN: Trading Buy
• Close 2140, TP 2210
• Boleh buy di level 2130-2140
• Resistance di 2210 & support di 2110
• Waspadai jika tembus di 2110
• Batasi resiko di 2090
 
KLBF: Trading Buy
• Close 1470, TP 1520
• Boleh buy di level  1460-1470
• Resistance di 1520 & support di 1450
• Waspadai jika tembus di 1450
• Batasi resiko di 1440
 
ACES : Trading Buy
• Close 800, TP 850
• Boleh buy di level  780-800
• Resistance di 850 & support di 780
• Waspadai jika tembus di 780
• Batasi resiko di 770
 
SSIA:  Trading Buy
• Close 560, TP 590
• Boleh buy di level  550-560
• Resistance di 590 & support di 550
• Waspadai jika tembus di 550
• Batasi resiko di 540
 
SRIL:  Trading Buy
• Close 352, TP 368
• Boleh buy di level  334-352
• Resistance di 368 & support di 334
• Waspadai jika tembus di 334
• Batasi resiko di 300
 
PNLF:  Trading Buy
• Close 206, TP 218
• Boleh buy di level  200-206
• Resistance di 218 & support di 200
• Waspadai jika tembus di 200
• Batasi resiko di 188
 
Ket.  TP : Target Price
 
WATCHING ON SCREEN;
SMGR, BSDE, WTON, MNCN, SMBR, BBNI, BBRI, TLKM
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper