INDEKS BEI 2 DESEMBER: Aksi Doa Bersama Damai, IHSG Bertahan Positif Hingga Akhir Sesi I

Di akhir sesi I, IHSG naik 0,17% atau 9,05 poin ke level 5.207,81, setelah dibuka dengan penguatan 0,18% atau 9,16 poin di level 5.207,92.
Renat Sofie Andriani | 02 Desember 2016 11:53 WIB
Papan elektronik menunjukkan pergerakan indeks harga saham gabungan. - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga akhir sesi I perdagangan hari ini, Jumat (2/12/2016).

Di akhir sesi I, IHSG naik 0,17% atau 9,05 poin ke level 5.207,81, setelah dibuka dengan penguatan 0,18% atau 9,16 poin di level 5.207,92.

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG telah bergerak pada kisaran 5.199,14 - 5.218,28.

Sebanyak 129 saham menguat, 116 saham melemah, dan 293 saham stagnan dari 538 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Enam dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak positif dengan support utama dari sektor aneka industri yang menguat 1,45% dan sektor pertanian yang naik 0,86%.

Adapun, tiga sektor lainnya bergerak negatif dipimpin oleh sektor konsumer yang melemah 0,50%. 

Sejalan dengan penguatan IHSG, pergerakan mayoritas indeks saham lainnya di Asia Tenggara cenderung melemah. Indeks FTSE Malaysia KLCI naik tipis 0,02%, indeks FTSE Straits Time Singapura melemah 0,20%, indeks SE Thailand turun 0,09%, sedangkan indeks PSEi Filipina melandai 0,18%.

Waterfront  Securities Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan pada perdagangan hari ini, Jumat (2/12/2016) bergerak di kisaran 5.158-5.245.

“Untuk Indonesia IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan berpotensi mengalami mixed,” kata Octavianus  Marbun, Analis PT Waterfront  Securities Indonesia dalam risetnya yang diterima hari ini, Jumat (2/12/2016).

Octavianus mengatakan perhatian pasar kini beralih pada data nonfarm payrolls yang akan dirilis nanti malam, yang diharapkan akan menjadi tambahan indikator bahwa ekonomi AS berlanjut membaik sebelum kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini.

Data nonfarm payrolls bulan November diperkirakan terjadi penyerapan tenaga kerja sebanyak 180.000 orang dari bulan sebelumnya 161.000 orang.

Sedangkan tingkat pengangguran diperkirakan tetap pada 4,9%. Indeks ISM manufaktur bulan November naik pada level 53,2 dari 51,9.

Dari dalam negeri dilaporkan, pasar terus memantau aksi doa bersama yang sejauh ini berlangsung damai meski semakin banyak orang yang memadati kawasan Monas.  

Antusiasme peserta doa bersama 212 tak terganggu oleh percikan hujan. Sekitar pukul 11.00 WIB hujan tampak mulai mengguyur. Namun, umat yang telah menggelar sajadah di depan Balai Kota, jalan Medan Merdeka Selatan, tampak tak bergerak dari tempat masing-masing.

Mereka tetap mendengarkan ceramah yang disampaikan dari lapangan Monas.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar berharap aksi doa bersama dapat selesai tepat waktu setelah Shalat Jumat.

"'Update' (aksi doa bersama) bagus semuanya, kami harapkan pada tepat waktunya dilaksanakan. Setelah salat Jumat diharapkan selesai kembali ke tempat masing-masing," kata Boy di kawasan Monas seperti dikutip Antara, Jumat (2/12/2016).

Ditegaskan olehnya bahwa aksi hari ini bukan unjuk rasa tetapi kegiatan ibadah.

Sementara itu, nilai tukar rupiah menguat 0,58% atau 78 poin ke Rp13.487 per dolar AS pada pukul 11.35 WIB. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI, DOA BERSAMA 212

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top