Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yen Tertekan Dolar AS, Imbal Hasil Obligasi Kuatkan Greenback

Dolar Amerika Serikat terhadap yen menguat di kisaran level tertinggi dalam tiga bulan perdagangan terakhir.
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 27 Oktober 2016  |  13:23 WIB
Mata uang global. - .Reuters
Mata uang global. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA- Dolar Amerika Serikat terhadap yen menguat di kisaran level tertinggi dalam tiga bulan perdagangan terakhir.

Penguatan dolar atas yen terjadi di saat imbal hasil obligasi AS menguat, di tengah prediksi Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya tahun ini.

Pada pk. 12.58 WIB, yen melemah 0,09% ke 104,56 yen untuk satu dolar AS.

"Ini murni cerita yield (obligasi) AS," kata Tan Teck Leng, Ahli Strategi UBS Wealth Management seperti dikutip Reuters, Kamis (27/10/2016).

Sementara itu Bank of Japan cenderung mempertahankan kebijakan moneter yang stabil untuk sementara, dan berjanji mempertahankan imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun sekitar 0%.

Imbal hasil obligasi AS akan menjadi pendorong utama untuk dolar atas yen, kata Tan.

Dari survei pasar, peluang kenaikan Fed Fuds Rate pada Desember sebesar 74%, menurut alat FedWatch CME Group.

Sementara itu saat ini indeks dolar AS masih berada di level 98.

Laju yen atas dolar AS

 

 

27 Oktober (pk. 12.58 WIB)

 104,56

 (-0,09%)

26 Oktober

104,47

(-0,23%)

25 Oktober

 104,23

(-0,05%)

 

 

 

 

 

 

Sumber: Bloomberg, 2016

 

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top