Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS BEI 25 OKTOBER: BCA Pemberat Utama IHSG, Saham BRAM Paling Anjlok

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Astra International Tbk. (ASII), dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  12:32 WIB
Pengunjung mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di salah satu kantor sekuritas di Jakarta, Senin (18/04). - JIBI/Endang Muchtar
Pengunjung mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di salah satu kantor sekuritas di Jakarta, Senin (18/04). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik melemah hingga 0,16% atau 8,89 poin ke level 5.412,11 pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Selasa (25/10/2016).

Sebanyak 161 saham menguat, 116 saham melemah, dan 261 saham stagnan dari 538 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Astra International Tbk. (ASII), dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG di akhir sesi I.

Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor aneka industri yang melemah 0,93% dan sektor finansial yang turun 0,35%.

Adapun, dua sektor lainnya bergerak positif dipimpin oleh sektor pertanian yang menguat 0,77%.

Saham ASII juga turut menjadi penekan utama terhadap pelemahan sektor aneka industri pada indeks sektoral IHSG siang ini.

Apa saja 10 emiten penekan utama pergerakan IHSG siang ini? Berikut rinciannya:

 

Berdasarkan kapitalisasi pasar:

Kode

Perubahan

BBCA

-1,28%

ASII

-1,20%

HMSP

-0,74%

LPPF

-2,50%

TLKM

-0,24%

 

Berdasarkan presentase: 

Kode

Perubahan

BRAM

-9,47%

DNAR

-9,40%

PJAA

-7,46%

NELY

-7,37%

DPNS

-7,24%

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top