Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA HONG KONG 24 OKTOBER: Saham Perbankan Dorong Indeks Hang Seng

Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,98% atau 229,68 poin ke posisi 23,604,08. Sebelumnya, indeks dibuka naik 0,24% atau 57,23 poin di posisi 23.431,63.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  16:05 WIB
Bursa Hong Kong menguat. - .Reuters
Bursa Hong Kong menguat. - .Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Hong Kong ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Senin (24/10/2016), didorong oleh penguatan saham-saham perbankan.

Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,98% atau 229,68 poin ke posisi 23,604,08. Sebelumnya, indeks dibuka naik 0,24% atau 57,23 poin di posisi 23.431,63.

Sebanyak 40 saham menguat, 9 saham melemah, dan 1 saham stagnan dari 50 saham yang diperdagangkan di Hang Seng pagi ini.

Saham China Construction Bank Corp. yang melonjak 1,92% menjadi pendorong utama terhadap penguatan Hang Seng pagi ini, diikuti oleh saham HSBC Holdings PLC. yang naik1002%, Bank of China Ltd yang menguat 2,87%, serta Industrial & Commercial Bank of China Ltd. yang menguat 1,91%.

Sementara itu, saham China Mobile Ltd yang melemah 1,20% menahan penguatan pada indeks Hang Seng, diikuti oleh saham AAC Technologies yang merosot 3,25%.

Pergerakan Indeks Hang Seng

Tanggal

Level

Perubahan

24/10/2016

23.604,08

+0,24%

21/10/2016

23.374,40

+0,30%

19/10/2016

23.304,97

-0,38%

18/10/2016

23.394,39

+1,55%

17/10/2016

23.037,54

-0,84%

Sumber: Bloomberg

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa hong kong
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top