Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Analis Bursa Bahas Dampak Positif Manajemen Fiskal Pemerintah

Pemerintah mendorong pembiayaan nonAPBN dapat lebih banyak dimanfaatkan untuk membantu memenuhi pembiayaan infrastruktur
Linda Teti Silitonga
Linda Teti Silitonga - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  09:35 WIB
Ilustrasi. - .ojk
Ilustrasi. - .ojk

Bisnis.com, JAKARTA- Pemerintah mendorong pembiayaan nonAPBN dapat lebih banyak dimanfaatkan untuk membantu memenuhi pembiayaan infrastruktur.

Sumber pembiayaan non APBN berasal dari Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan investasi swasta murni.

Selain itu, salah satu skema pembiayaan nonAPBN yang tengah didorong untuk pembangunan infrastruktur adalah melalui investasi dana pensiun dari PT.Taspen dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Salah satu proyek infrastruktur yang saat ini akan menggunakan investasi dari dana pensiun adalah proyek jalan tol Trans-Jawa yang ditargetkan selesai pada 2018.

Kebutuhan pendanaan infrastruktur prioritas dalam RPJMN 2015-2019 mencapai Rp4.796 triliun.

Kebutuhan dana tersebut terdiri dari kebutuhan belanja KKL dan transfer daerah Rp1.978,6 triliun (41,3%), BUMN Rp1.066,2 triliun (22,2%), serta partisipasi swasta senilai Rp1.751,5 triliun (36,5%).

Kontribusi swasta dalam mendukung pendanaan infrastruktur cukup signifikan.

“Perbaikan manajemen fiskal dapat menjadi sentimen positif yang meningkatkan kepercayaan investor asing untuk berinvestasi di Indonesia,” kata HP Financials dalam risetnya yang diterima hari ini, Senin (24/10/2016).

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fiskal
Editor : Linda Teti Silitonga
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top