Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Semester I/2016, Ciputra Development (CTRA) Raup Pendapatan Rp2,87 Triliun

PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) membukukan pendapatan sebanyak Rp2,87 triliun dalam enam bulan pertama 2016.
Ciputra Development membukukan pendapatan sebanyak Rp2,87 triliun dalam enam bulan pertama 2016./ILUSTRASI-Bisnis.com
Ciputra Development membukukan pendapatan sebanyak Rp2,87 triliun dalam enam bulan pertama 2016./ILUSTRASI-Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) membukukan pendapatan sebanyak Rp2,87 triliun dalam enam bulan pertama 2016.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan Jumat, (30/9/2016), pendapatan yang diraup Ciputra Development lebih rendah dibandingkan dengan peride yang sama tahun lalu sebesar Rp3,08 triliun. 

Pendapatan yang lebih rendah mendorong penurunan laba bersih sebesar 52,66% menjadi Rp237,98 miliar. Laba perseroan tergerus akibat kenaikan sejumlah beban.

Di pos beban lain-lain, perusahaan bersandi saham CTRA itu mencatat beban sebanyak Rp118,32 miliar, naik hampir sepuluh kali lipat dibandingkan tahun lalu. Selain itu, beban keuangna juga meningkat 15% menjadi Rp258,8 miliar.

Sepanjang tahun ini, CTRA menargetkan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp9,3 triliun. Per Agustus 2016, realisasi target prapenjualan telah mencapai Rp4 triliun.

Sebagaimana diketahui, nilai prapenjualan akan bisa diakui sebagai pendapatan sesuai dengan progres perkembangan proyek atau setelah serah terima unit rumah tapak.

Tulus Santoso, Direkur Keuangan Ciputra Development sebelumnya mengatakan perseroan akan meluncurkan sejumlah proyek selepas September 2016 untuk mendongkrak prapenjualan.

CTRA telah menggelar prapeluncuran proyek apartemen The Newton di kawasan Ciputra World Jakarta 2. "Kami buka NUP [nomor urut pemesanan] satu tower dulu, prapenjualan sekitar Rp400 miliar," ujarnya

Menurut Tulus, perseroan membidik kalangan karyawan yang bekerja di area pusat bisnis Mega Kuningan, Sudirman, Rasuna Said, dan Gatot Subroto sebagai target pasar. Dia menuturkan, harga yang dibanderol untuk apartemen yang berlokasi di jantung pusat bisnis cukup menarik bagi kalangan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper