BURSA EROPA: Hasil Stress Test Tak Yakinkan Investor, Stoxx Europe 600 Ditutup Melemah 0,6%

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,6%, membalikkan penguatan 0,6% sebelumnya. Pada pembukaan perdagangan, indeks Stoxx menguat 0,23% ke 342,66.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 02 Agustus 2016  |  07:13 WIB
BURSA EROPA: Hasil Stress Test Tak Yakinkan Investor, Stoxx Europe 600 Ditutup Melemah 0,6%
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa ditutup melemah, tertekan sektor perbankan menyusul skeptisisme investor bahkan setelah hasil stress test menunjukkan sebagian besar perusahaan akan memiliki tingkat modal yang memadai dalam krisis.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup melemah 0,6%, membalikkan penguatan 0,6% sebelumnya. Pada pembukaan perdagangan, indeks Stoxx menguat 0,23% ke 342,66.

"Investor skeptis tentang segala sesuatu hari ini (kemarin)," kata Peter Garnry, kepala analis Saxo Bank A/S seperti yang dikutip Bloomberg.

Ia melanjutkan, stress test yang dilakukan terlalu ringan dengan hanya menerapkan tingkat resesi moderat. Hal ini berarti data tidak menunjukkan hasil yang cukup, dan tidak terlalu mengejutkan jika sebagian besar bank lolos dalam stress test ini.

Data pada Senin menunjukkan bahwa aktifitas manufaktur di kawasan Eropa tergelincir pada bulan Juli, menyusul referendum di Inggris lalu yang menekan produksi pabrik di Inggris melebihi perkiraan awal.

Italia Banca Monte dei Paschi di Siena SpA, yang sempat melonjak 11% setelah menyatakan rencana yang melibatkan investor swasta untuk membantu meningkatkan keuangannya, menghapus hampir semua penguatannya pada akhir perdagangan.

UniCredit SpA, yang terburuk kedua pemain dalam ujian, tenggelam 9,4 persen. Barclays Plc dan Deutsche Bank AG turun lebih dari 1,8 persen. produsen energi juga menekan pasar di tengah kerugian dalam minyak, dengan Royal Dutch Shell Plc turun 3,2 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa eropa stoxx europe 600

Sumber : Bloomberg

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top