Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EROPA 22 JULI: Komoditas Loyo, Indeks Stoxx Merah

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,4% pada puku 08.19 waktu London (14.19 WIB), walaupun masih menguat 0,3% sejak awal pekan ini
Bursa Eropa melemah di awal perdagangan./.Bisnis
Bursa Eropa melemah di awal perdagangan./.Bisnis

Bisnis.com, LONDON – Bursa saham Eropa bergerak melemah pada awal perdagangan Jumat (22/7/2016), tertekan oleh sektor komoditas dan energi.

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,4% pada puku 08.19 waktu London (14.19 WIB), walaupun masih menguat 0,3% sejak awal pekan ini.

Pada Rabu kemarin, indeks ditutup pada level tertinggi dalam empat minggu terakhir, dan kemudian berfluktuasi di tengah rentetan laporan keuangan emiten dan spekulasi tentang stimulus bank sentral Eropa.

Seperti yang dilansir Bloomberg, Gubernur bank sentral Eropa (ECB) Mario Draghi Kamis kemarin mengisyaratkan pembuat kebijakan akan mempertimbangkan stimulus tambahan pada akhir tahun saat memiliki gambaran yang lebih jelas dari dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Hampir seluruh sektor pada indeks Stoxx 600 melemah, dengan lebih dari 460 saham. Merosot. Indeks DAX Jerman melemah 0,5% setelah Deutsche Lufthansa AG memperpanjang reli penurunan di hari ke-4 setelah membukukan laba di bawah estimasi analis.

Sementara itu, Anglo American Plc dan Tullow Oil Plc menekan sektor tambang menyusul pelemahan harga komoditas. Skanska AB melemah 5,1% setelah perusahaan konstruksi Swedia ini menurunkan prospek untuk kegiatan konstruksi non-perumahan di Inggris.

Vodafone Group Plc, di sisi lain, naik 2,6% setelah melaporkan pendapatan layanan di atas perkiraan analis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper