Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EROPA: Stoxx Europe 600 Ditutup Melemah 0,4%, Tertekan Sektor Tambang

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,4% pada penutupan perdagangan Selasa (19/7/2016), dengan volume perdagangan 33% di bawah rata-rata perdagangan 30 hari terakhir.
Ilustrasi/Bisnis.com
Ilustrasi/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Eropa melemah dari level tertinggi tiga minggu terakhir, tertekan oleh sektor tambang.

Indeks Stoxx Europe 600 melemah 0,4% pada penutupan perdagangan Selasa (19/7/2016), dengan volume perdagangan 33% di bawah rata-rata perdagangan 30 hari terakhir.

Investor menunggu pertemuan bank sentral Eropa (ECB) pada Kamis mendatang. Ekonom yang disurvei Bloombergg memperkirakan ECB akan mempertahankan tingkat suku bunga acuannya, sedangkan investor menunggu komentar gubernur ECB Mario Draghi untuk tanda-tanda pelonggaran kebijakan moneter.

Daniel Murray, kepala analis EFG Asset Management mengatakan pertemuan ECB akan menjadi titik utama pasar minggu ini.

"Saya menduga mereka tidak akan mengubah suku bunga, tetapi investor akan memantau komentar Draghi setelah itu," katanya seperti yang dikutip Bloomberg.

Saham Rio Tinto Group turun 3,5% setelah membukukan kenaikan produksi bijih besi pada kuartal II yang lebih rendah dari perkiraan, sedangkan produsen bahan kimia Akzo Nobel NV turun 4,3% setelah membukukan penjualan di bawah perkiraan analis.

Sementara itu, saham Ericsson AB melemah 5,6% setelah membukukan pendapatan kuartalan di bawah perkiraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper