Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

HARGA KARET 1 JUNI: Ditutup Anjlok 5%, Yen Makin Menguat

Harga karet terjerembab sebesar 5,02% atau 8,30 poin ke level 157,20 yen per kilogram (kg), setelah dibuka hanya dengan pelemahan sebesar 0,91% atau 1,50 poin di level 164 yen per kg.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 01 Juni 2016  |  13:50 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Harga karet untuk pengiriman November 2016 di Tokyo Commodity Exchange melemah tajam pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (1/6/2016).

Harga karet terjerembab sebesar 5,02% atau 8,30 poin ke level 157,20 yen per kilogram (kg), setelah dibuka hanya dengan pelemahan sebesar 0,91% atau 1,50 poin di level 164 yen per kg.

Pelemahan tajam harga karet pada perdagangan hari ini sejalan dengan penguatan kinerja yen Jepang. Mata uang yen Jepang terpantau bergerak makin menguat sebesar 0,80% atau 0,89 poin ke 109,83 per dolar AS setelah dibuka dengan kenaikan tipis sebesar 0,01% di posisi 110,71.

Di sisi lain, pergerakan harga karet juga tertahan oleh penurunan harga minyak mentah akibat ekspektasi tetap tingginya produksi negara-negara pengekspor utama di Timur Tengah.

Harga minyak WTI kontrak Juli melemah 0,88% atau 0,43 poin ke US$48,67 per barel pada pukul 13.23 WIB, sementara patokan Eropa minyak Brent untuk kontrak Agustus juga terpantau merosot sebesar 1% ke US$49,39 per barel.

 

Pergerakan Harga Karet Kontrak November 2016 di TOCOM

Tanggal

Harga (Yen/Kg)

Perubahan

1/6/2016

157,20

-5,02%

31/5/2016

165,50

+1,53%

30/5/2016

163,00

+0,56%

27/5/2016

162,10

+1,69%

26/5/2016

159,40

+2,77%

Sumber: Bloomberg

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga karet
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top