Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA EMERGING MARKET: Indeks MSCI Anjlok, Pasar Kian Lesu

Bursa emerging market anjlok ke level terendah sejak 2011 sehingga memperpanjang kelesuan pasar
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 13 Agustus 2015  |  07:30 WIB
Ilustrasi.  - Reuters.
Ilustrasi. - Reuters.

Bisnis.com, JAKARTA— Bursa emerging market anjlok ke level terendah sejak 2011 sehingga memperpanjang kelesuan pasar.

Sementara itu, sejumlah nilai tukar melemah setelah langkah pemerintah mendevaluasi yuan memicu spekulasi bahwa negara berkembang akan menurunkan kurs mereka untuk menjaga daya saing. Aksi investor menarik diri dari bursa mendorong pelemahan saham mulai dari Indonesia hingga Afrika Selatan dan Turki hingga 1,4%.

“China merupakan negara terpenting dalam perdagangan dunia baik dari sisi manufaktur maupun konsumen,” ujar Nathan Griffiths, Senior Emerging Market Manager NN Investment Partners sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (13/8/2015).

Indeks MSCI Emerging Markets turun 1,9% ke 861,71 setelah tertekan dari posisi puncak pada September lalu hingga 22%. Rupiah menjadi faktor pendorong dari pelemahan nilai tukar tersebut setelah melemah 1,4% dari dolar AS.

Sedangkan won Korea Selatan turun 1% atau level terendah sejak Oktober 2011. Sedangkan Indesk Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 3,1% ke level terrendah dalam 18 bulan setelah Presiden Jokowi melakukan perombakan kabinet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Negara Berkembang ekonomi china

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top