Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bentuk Maskapai Raksasa, US Airways Gabung American Airlines

US Airways akan berhenti beroperasi per 17 Oktober dan melebur dengan American Airlines sebagai langkah membentuk maskapai terbesar di dunia.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 12 Juli 2015  |  14:58 WIB
US Airways tengah mendarat - Simple.wikipedia.org
US Airways tengah mendarat - Simple.wikipedia.org

Bisnis.com, NEW YORK—US Airways akan berhenti beroperasi per 17 Oktober dan melebur dengan American Airlines sebagai langkah membentuk maskapai terbesar di dunia.

American Airlines mengumumkan pada akhir pekan lalu mulai tengah Oktober tahun ini US Airways dan American Airlines akan menggunakan situs yang sama, begitu pula dengan sistem reservasinya.

Adapun, penerbangan terakhir US Airways dijadwalkan pada 22:55 malam 16 Oktober waktu setempat dengan relasi Fransisco ke Philadelphia dan Phoenix ke Denver.

Kedua perusahaan masih harus menyepakati penggabungan sistem teknis. Perubahan itu tak sesederhana mengubah kode penerbangan. US Airways harus memindahkan ribuan reservasi dari platform US Airways ke platform miliki American Airlines.

Perusahaan berharap proses yang gradual akan meminimalisasi kesalahan teknis. Sementara American Airlines mengatakan pihaknya akan membatalkan penerbangan pada 17 Oktober untuk mempermudah transisi. Perseroan telah mempekerjakan 1.300 agen pemesanan dan 600 agen bandara untuk menggantikan pegawai US Airways yang tengah dilatih menggunakan sistem baru.

“Kami belum belum mengeluarkan biaya untuk memastikan bahwa kami punya kualitas yang kami perlukan untuk hal ini,” kata Kepala Integrasi American Airlines Maya Leibman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

american airlines
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top