Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MNC Land Bidik Pendapatan Rp1,4 Triliun

PT MNC Land Tbk. mengincar pendapatan sebesar Rp1,4 triliun tahun ini, lebih tinggi 38,17% dari raihan 2014 yang sekitar Rp1,01 triliun.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 21 Mei 2015  |  20:20 WIB
MNC Land Bidik Pendapatan Rp1,4 Triliun
/Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—PT MNC Land Tbk. mengincar pendapatan sebesar Rp1,4 triliun tahun ini, lebih tinggi 38,17% dari raihan 2014 yang sekitar Rp1,01 triliun.

Direktur MNC Land (KPIG) Dipa Simatupang mengatakan dari target tersebut, sekitar 65% bakal berasal dari pendapatan berulang (recurring income) dan 35% lainnya dari penjualan. Adapun porsi pendapatan berulang emiten properti itu tahun lalu sebesar 82%.

“Porsi non-recurring income 2015 diharapkan bertambah dari penjualan apartemen,” ujarnya dalam paparan publik, Kamis (21/5).

Perseroan memiliki proyek apartemen Oakwood Serviced Apartement di Surabaya. Proyek ini masih dalam pembangunan dan dijadwalkan rampung pada kuartal III/2016.

Selain proyek tersebut, perseroan juga memeroleh pendapatan dari hasil penjualan 42 hektare lahan di Lido kepada pemerintah untuk proyek tol Ciawi-Sukabumi. Jalan tol tersebut melewati area milik KPIG.

“Nilainya tidak bisa disebutkan,” tukas Dipa.

Seperti diketahui, lahan di Lido rencananya dibangun menjadi theme park, resor, country club, area golf, hotel bintang enam, serta residensial mewah.

Pengembangannya bakal dimulai pada 2016, menyusul perbaikan di area golf yang sudah berjalan sejak tahun ini. KPIG masih enggan menyebutkan kebutuhan dana untuk proyek tersebut

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendapatan mnc land
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top