Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOWER BERSAMA (TBIG) Kantongi Utang Rp16,64 Triliun

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mengantongi utang dari konsorsium 11 bank senilai US$1,3 miliar atau setara dengan Rp16,64 triliun untuk akuisisi dan refinancing utang jatuh tempo.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 23 Februari 2015  |  16:41 WIB
TOWER BERSAMA (TBIG) Kantongi Utang Rp16,64 Triliun
Tower bersama raih utang - ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mengantongi utang dari konsorsium 11 bank asing senilai US$1,3 miliar atau setara dengan Rp16,64 triliun untuk akuisisi dan refinancing utang jatuh tempo.

Helmy Yusman Santoso, Direktur Keuangan Tower Bersama Infrastructure, mengatakan pinjaman senilai US$1,3 miliar oleh perseroan dan entitas anak pada 21 November 2014. Hal tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di PT Bursa Efek Indonesia, Senin (23/2/2015).

Pinjaman tersebut terdiri dari 2 fasilitas. Pertama, unsecured term and revolving credit facilities senilai US$1 miliar. Kedua, unsecured revolving credit facilities senilai US$300 juta.

Fasilitas pinjaman pertama, terdiri dari fasilitas A yakni term loan facility dengan jumlah US$400 juta. Pinjaman ini dapat dicairkan dengan jumlah sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak usaha TBIG.

Kemudian, fasilitas B yakni revolving credit facility dengan nilai US$300 juta. Pencairan pinjaman dapat dilakukan dengan jumlah minimum US$5 juta.

Fasilitas C yakni revolving credit facility dengan jumlah US$300 juta. Pencairan pinjaman dapat dilakukan minimum US$5 juta.

Ketiga fasilitas tersebut memiliki jangka waktu maksimum hingga Januari 2020. Pembayaran bunga dilakukan setiap 1 bulanan, 3 bulanan, atau 6 bulanan sesuai dengan kesepakatan pada saat pencairan.

Tingkat bunga pinjaman LIBOR+interest margin setiap jenis fasilitas dibayarkan pada akhir periode pembayaran bunga yang disepakati.

Sementara itu, fasilitas pinjaman kedua yakni unsecured revolving credit facilities senilai US$300 juta ditandatangani pada 21 November 2014.

Jangka waktu pinjaman maksimum 360 hari dengan pembayaran bunga 1 bulanan atau 3 bulanan sesuai dengan kesepakatan. Tingkat bunga LIBOR+interest margin dibayarkan pada akhir periode pembayaran bunga yang disepakati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tower bersama
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top