Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Bersih Matahari Departement Store 2014 capai Rp1,4 Triliun

Emiten Lippo Group, PT Matahari Departement Store Tbk. (LPPF) membukukan laba bersih Rp1,41 triliun sepanjang periode 2014, naik 23,39% ketimbang setahun sebelumnya Rp1,15 triliun.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 17 Februari 2015  |  05:59 WIB
Laba Bersih Matahari Departement Store 2014 capai Rp1,4 Triliun
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Lippo Group, PT Matahari Departement Store Tbk. (LPPF) membukukan laba bersih Rp1,41 triliun sepanjang periode 2014, naik 23,39% dibandingkan dengan tahun 2013 sebesar Rp1,15 triliun.

Laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan Selasa (17/2/2015) menyebutkan laba per saham dasar sepanjang tahun lalu juga melonjak menjadi Rp486 dari sebelumnya Rp394.

Pendapatan bersih yang dibukukan oleh emiten berkode saham LPPF tersebut, naik menjadi Rp7,92 triliun per 31 Desember 2014 dari setahun sebelumnya Rp6,75 triliun. Penjualan eceran tercatat memberikan kontribusi terbesar Rp4,89 triliun pada 2014, naik dari sebelumnya Rp4,04 triliun pada 2013.

Sementara itu, aset perseroan per 31 Desember 2014 meningkat menjadi Rp3,4 triliun dari sebelumnya Rp2,9 triliun. Adapun liabilitas turun menjadi Rp3,2 triliun dari sebelumnya Rp3,7 triliun dan ekuitas naik menjadi Rp177,5 miliar dari sebelumnya negatif Rp781 miliar.

Saham LPPF saat ini dimiliki oleh PT Multipolar Tbk. sebanyak 20,5%, disusul oleh Asia Color Company Ltd. sebesar 6%, Vontobel Asset Management Inc. 2,2%, Capital World Investors 1,4%, Thornburg Investment Management Inc. 1,4%, FIL Investment Management (Hong Kong) Ltd. 1,2% dan investor publik 25,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

matahari department store
Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top