Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Permintaan Coklat Asia Diprediksi Tumbuh 20%

Permintaan coklat di Asia diprediksi tumbuh 20% pada tahun ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, China, dan India.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  18:51 WIB

Bisnis.com, KUALA LUMPUR – Permintaan coklat di Asia diprediksi tumbuh 20% pada tahun ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, China, dan India.

Piter Jasman, Ketua Asosiasi Industri Kakao Indonesia, mengatakan coklat semakin digemari di kalangan remaja yang jumlahnya cukup besar.

“Jadi kami optimis permintaan kakao akan terus tumbuh juga,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg pada Rabu (28/1).

Sementara itu, Euromonitor International Ltd. memperkirakan permintaan coklat di Asia Pasifik pada tahun ini kemungkinan tumbuh 4,5% atau lebih tinggi dibandingkan permintaan coklat global tahun ini yang diprediksi sebesar 2,6%.

Walaupun begitu, pada 2014 lalu, produksi kakao olahan menurun drastis, untuk produksi kakao olahan dunia pada 2014 turun 38%. Namun, produksi kakao olahan Indonesia malah menggeliat dengan meningkat 70%.

Peningkatan produksi kakao olahan Indonesia didukung oleh dorongan beberapa perusahaan yang menambah fasilitas produksi.

Pada perdagangan kemarin sampai pukul 15:30 WIB, harga kakao berjangka naik 0,22% menjadi US$2.743 per metrik ton.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komoditas

Sumber : bloomberg

Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top