HARGA CPO Diprediksi Terus Turun, Tertekan Minyak Dunia dan Kedelai

Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia pada siang ini, Jumat (2/1/2015) turun 0,53% ke 2.266 ringgit/ton. Analis PT Monex Investindo Future, Zulfirman Basir, mengatakan penurunan harga minyak dunia dan suplai kedelai yang melimpah masih akan menekan permintaan pasar atas CPO.
Demis Rizky Gosta | 02 Januari 2015 13:31 WIB
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia pada siang ini, Jumat (2/1/2015) turun 0,53% ke 2.266 ringgit/ton.

Analis PT Monex Investindo Future, Zulfirman Basir, mengatakan penurunan harga minyak dunia dan suplai kedelai yang melimpah masih akan menekan permintaan pasar atas CPO.

Data penurunan aktivitas manufaktur China juga membuat investor khawatir penurunan permintaan CPO dari pasar minyak sawit terbesar kedua di dunia tersebut.

Di sisi lain, musim hujan di Malaysia berpotensi menekan produksi sawit Malaysia dan mendongkrak harga CPO. Badan cuaca Malaysia memperkirakan hujan deras masih akan mengguyur wilayah Malaysia pada pertama 2015.

“Kebijakan pajak 0% untuk ekspor palm oil oleh pemerintah Malaysia dan Indonesia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya kinerja ekspor dari kedua negara,” kata Zulfirman dalam rilis yang diterima Bisnis.com, Jumat (2/1/2015).

Zulfirman memperkirakan CPO bergerak netral dengan kecenderungan menurut ke 2.220 ringgit/ton dan stop loss 2.270 ringgit per ton. CPO hari ini diperkirakan diperdagangkan pada kisaran 2.220 ringgit/ton—2.265 ringgit/ton.

Tag : cpo, kedelai, harga minyak dunia
Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top