Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Keluarga Widjaja Berencana Kurangi Kepemilikan Saham di BKDI

Keluarga taipan Widjaja berencana mengurangi kepemilikannya di bursa komoditi dan derivatif Indonesia dalam tempo tiga tahun mendatang setelah pulih dari kerugian.Berdasarkan laporan dari Bloomberg,CEO BKDI atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Megain Widjaja mengatakan sejauh ini yang menunjukkan ketertarikan terkait rencana itu adalah lembaga-lembaga keuangan asing.
Gedung Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia /bisnis.com
Gedung Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia /bisnis.com

Bisnis.com, SINGAPURA - Keluarga taipan Widjaja berencana mengurangi kepemilikannya di bursa komoditas dan derivatif Indonesia (BKDI) dalam tempo tiga tahun mendatang setelah pulih dari kerugian.

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, CEO BKDI atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Megain Widjaja -cucu dari Eka Tjipta Widjaja- mengatakan sejauh ini yang menunjukkan ketertarikan terkait rencana itu adalah lembaga-lembaga keuangan asing.

Dia melanjutkan keluarga Widjaja saat ini memiliki saham sebanyak 50% hingga 60% di ICDX, tanpa menyebutkan jumlah saham yang akan dilepas ke pasar.

Miliarder Eka Tjipta Widjaja, mengontrol kerajaan bisnis yang mencakup Golden Agri-Resources Ltd, produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia. Dia merupaka orang terkaya keempat di Indonesia dengan kekayaan bersih diperkirakan US$5,8 miliar berdasarkan Indeks Bloomberg Billionaires.

Megain, yang merupakan cucu dari Eka Tjipta, menambahkan bahwa ICDX berencana memasukkan karet alam dalam listing yang diperdagangkan di bursa tersebut.

"Kami ingin meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, lalu membuka pasar untuk pemegang saham yang akan membawa nilai strategis untuk mengembangkan ICDX ke tingkat global,” jelasnya seperti dikutip Bloomberg, Jumat (05/12/2014).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper