Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Batalkan Rencana Lelang SUN, Berikut Ulasannya

Pemerintah akhirnya membatalkan lelang Surat Berharga Negara (SUN) yang rencananya dilaksanakan pada Selasa ini (2/12/2014).
Nurbaiti
Nurbaiti - Bisnis.com 01 Desember 2014  |  11:26 WIB
 Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akhirnya membatalkan lelang Surat Berharga Negara (SUN) yang rencananya dilaksanakan pada Selasa ini (2/12/2014).

Berdasarkan riset Kresna Securities hari ini, harga SUN menguat pada sesi perdagangan pekan lalu. Yield SUN FR69 (5 tahun) turun 4bps, FR70 (10 tahun) turun 10bps, FR71 (15 tahun) turun 12bps, dan FR68 (20 tahun) turun 11bps.

“Pelaku pasar kembali memburu surat berharga Indonesia seiring dengan makin menguatnya kepercayaan akan pertumbuhan ekonomi Indonesia, setelah pemerintah berhasil memangkas subsidi BBM dan berencana mengalihkan penghematan anggaran tersebut untuk pembangunan infrastruktur nasional,” ujarnya melalui riset, Senin (1/12/2014).

Sementara itu, pelaku pasar global juga bereaksi positif terhadap kemungkinan ECB meluncurkan kebijakan stimulus di Eropa untuk memicu pertumbuhan ekonomi yang terus melambat sepanjang 2014. Hal ini mendorong yield Jerman dan Prancis turun 7bps dan 14bps ke level 0,70% dan 0,97%.

Di sisi lain, keputusan OPEC untuk tidak mengurangi produksi minyak global telah mendorong pelaku pasar untuk kembali mengumpulkan save have assets, dan ini mendorong yield AS turun 15bps ke level 2,16%.

“Terlepas dari hal tersebut, pemerintah telah berhasil mencapai target pembiayaan APBN tahun 2014 yang bersumber dari penerbitan Surat Berharga Negara di pasar perdana dalam negeri.”

Dengan demikian, pemerintah meniadakan lelang Surat Berharga Negara yang rencananya dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 2 Desember 2014.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang sun
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top