Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURAT UTANG Negara: Transaksi Stagnan, FR71 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau stagnan pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (3/10/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 06 Oktober 2014  |  10:11 WIB
SURAT UTANG Negara: Transaksi Stagnan, FR71 Teraktif
Memantau layar surat utang negara - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau stagnan pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (3/10/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Jumat (6/10/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp14,78 triliun, sama dengan dari transaksi sebelumnya.

Namun, jumlah tersebut di atas rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,28 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah di antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0071 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp4,45 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0068 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp2,38 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0070 dengan volume transaksi Rp1,93 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Jumat (3/10/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0071

8,78

4.449,79

15 Maret 2029

FR0068

8,87

2.376,68

15 Mei 2034

FR0070

8,29

1.928,45

15 Maret 2024

FR0034

8,39

1.614,49

15 Juni 2021

FR0069

8,21

880,14

15 April 2019

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top