Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Turun 24,19%, FR0068 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau turun 24,19% pada perdagangan Rabu (24/9/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 25 September 2014  |  09:49 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Turun 24,19%, FR0068 Teraktif
Memantau layar obligasi - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah terpantau turun 24,19% pada perdagangan Rabu (24/9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Kamis (25/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp7,27 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp9,59 triliun.

Jumlah tersebut juga di bawah rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,21 triliun. Adapun obligasi tenor jangka pendek di bawah 5 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0068 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp993,96 miliar.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0069 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp930,65 miliar.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri SR006 dengan volume transaksi Rp918,16 miliar.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Rabu (24/9/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0068

8,67

993,96

15 Mei 2034

FR0069

8,01

930,65

15 April 2019

SR006

7,91

918,16

5 Maret 2017

FR0070

8,09

452,26

15 Maret 2024

FR0054

8,67

408,2

15 Juli 2031

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top