Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH : Volume Perdagangan Agustus 2014 Capai Rp117,28 Triliun

Volume perdagangan empat seri acuan obligasi pemerintah mencapai Rp117,28 triliun sepanjang Agustus 2014. Jumlah tersebut lebih besar 17,36% dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya, yang hanya senilai Rp99,93 triliun.
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 16 September 2014  |  11:45 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH : Volume Perdagangan Agustus 2014 Capai Rp117,28 Triliun
FR0071 dengan tenor 15 tahun memiliki volume perdagangan Rp14,38 triliun. - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Volume perdagangan empat seri acuan obligasi pemerintah mencapai Rp117,28 triliun sepanjang Agustus 2014.

Berdasarkan hasil laporan bulanan Debt Research Danareksa Sekuritas, jumlah tersebut lebih besar 17,36% dibandingkan dengan periode bulan sebelumnya, yang hanya senilai Rp99,93 triliun.

“Secara keseluruhan, total perdagangan obligasi pada Agustus 2014 sebesar Rp202,99 triliun  atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp188,71 triliun,” terang riset Danareksa yang diterima Bisnis.com, Selasa (16/9/2014).

Obligasi pemerintah seri FR0068 dengan tenor 20 tahun kembali menjadi obligasi paling aktif dengan volume perdagangan pada akhir Agustus 2014 mencapai Rp48,28 triliun, disusul FR0070 dengan tenor 10 tahun mencatatkan volume perdagangan mencapai Rp36,52 triliun.

Sementara itu, seri FR0069  dengan tenor 5 tahun mengikuti di belakangnya dengan volume perdagangan mencapai Rp18,08 triliun, sedangkan FR0071 dengan tenor 15 tahun memiliki volume perdagangan Rp14,38 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara Obligasi Pemerintah
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top