Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 17,89%, FR0070 Teraktif

Setelah turun 41% di awal pekan ini, volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 17,89% pada perdagangan Selasa (9/9/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 10 September 2014  |  09:41 WIB
OBLIGASI PEMERINTAH: Transaksi Naik 17,89%, FR0070 Teraktif
Memantau layar surat utang negara - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah turun 41% di awal pekan ini, volume transaksi obligasi pemerintah tercatat naik 17,89% pada perdagangan Selasa (9/9/2014).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang dikutip riset Debt Research Danareksa Sekuritas dan dirilis Rabu (10/9/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp11,33 triliun, dari transaksi sebelumnya Rp9,61 triliun.

Jumlah tersebut juga di atas rata-rata transaksi harian tahun ini sebesar Rp10,2 triliun. Adapun obligasi tenor jangka menengah antara 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi seri FR0070 tercatat menjadi obligasi pemerintah teraktif dengan volume transaksi mencapai Rp2,74 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0068 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp2,65 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0071 dengan volume transaksi Rp1,39 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Selasa (9/9/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

7,99

2.741,69

15 Maret 2024

FR0068

8,66

2.658,88

15 Mei 2034

FR0071

8,39

1.386,48

15 Maret 2029

F40069

7,75

1.332,25

15 April 2019

SR006

7,83

427,42

5 Maret 2017

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top