Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Link Net Tetapkan Harga Penawaran IPO Rp1.600

Calon emiten PT Link Net Tbk. akhirnya menetapkan harga penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) di batas atas, yakni Rp1.600.n
Bisnis.com, JAKARTA — Calon emiten PT Link Net Tbk. akhirnya menetapkan harga penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) di batas atas, yakni Rp1.600.
 
Sebelumnya, perseroan menyatakan harga IPO di kisaran Rp1.575-Rp1.600 per saham.
 
Perseroan berencana melepas 304.265.000 atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh milik induk usahanya PT First Media Tbk. (KBLV) dalam Link Net.
 
Dengan harga penawaran Rp1.600, Link Net bakal meraup dana IPO sebesar Rp486,82 juta miliar.
 
"Penjualan saham-saham dimaksud bukan merupakan suatu transaksi material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Bapepam dan LK tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama," tulis Harianda Noerlan, Sekretaris Korporasi First Media, dalam keterbukaan informasi, Selasa, (13/5/2014).
 
Bukan transaksi material sebab nilai transaksi berada di bawah 20% dari nilai ekuitas perseroan. Per 31 Desember 2013 total ekuitas sebesar Rp2,44 triliun. 
 
Perseroan menunjuk PT Ciptadana Securities bertindak sebagai penjamin emisi (underwriter) sekaligus stand-by buyer.
 
First Media mengantongi 66,06% saham Link Net per Desember 2013, sedangkan 33,94% sisanya dimiliki oleh Asia Link Dewa Pte. Ltd.
 
Setelah IPO, saham milik First Media akan terdilusi menjadi 56,06%.
 
Dalam prospektus yang dirilis perseroan, perseroan akan menggelar penawaran awal (bookbuilding) pada 2—9 Mei 2014 mendatang.
 
Setelah itu, penyedia jaringan tetap lokal berbasis packet-switched dan jasa layanan Internet itu berencana melakukan pencatatan (listing) saham di Bursa Efek Indonesia pada 2 Juni 2014.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper