Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks BEI: IHSG Ditutup Anjlok 1,61%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) saat penutupan perdagangan Senin (28/4/2014) terkoreksi tajam 78,885 poin atau 1,61% ke level 4.818,76.
Bunga Citra Arum Nursyifani
Bunga Citra Arum Nursyifani - Bisnis.com 28 April 2014  |  16:21 WIB
Perdagangan di BEI. IHSG dituntup anjlog - Bisnis
Perdagangan di BEI. IHSG dituntup anjlog - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Indeks harga saham gabungan (IHSG) saat penutupan perdagangan Senin (28/4/2014) terkoreksi tajam 78,885 poin atau 1,61% ke level 4.818,76.

Sepanjang hari ini, indeks bergerak pada kisaran 4.818,76 hingga 4.901,84. Dari 494 saham yang diperdagangkan hari ini, sebanyak 62 saham menguat,  270 saham melemah, dan  162 saham stagnan.

Dari 9 sektor yang ada, semuanya melemah. Koreksi paling tajam terjadi pada sektor industri lain-lain (miscellanous) yakni sebesar 2,98%, yang diikuti oleh sektor properti, konstruksi, dan real estat yang melemah 2,09%.

Sektor perdagangan dan jasa, sektor keuangan, serta sektor industri dasar dan bahan kimia melemah masing-masing 2,07%, 1,96%, dan 1,57%. Sektor pertambangan, sektor pertanian, sektor consumer goods, serta sektor infrastruktur terkoreksi masing-masing 0,25%, 0,31%, 0,94%, dan 1,08%.

Pada saat yang sama indeks Bisnis 27 juga anjlok 1,9% atau 8,1 poin ke level 417,9. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 0,19% ke level Rp11.587/US$.

Saham-saham penekan indeks:

ASII

-3,17%

UNVR

-1,72%

BBRI

-1,5%

BMRI

-1,26%

Saham-saham pendorong indeks:

ADRO

+4,13%

TBIG

+4%

AALI

+2,56%

GGRM

+0,92%

 Sumber: Bloomberg, 2014


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top