Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasokan Rusia Terancam, Nikel Melonjak Tajam

Harga nikel melonjak ke level tertinggi dalam 14 bulan di tengah spekulasi gangguan pasokan dari Rusia.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 22 April 2014  |  19:08 WIB
/Ilustrasi
/Ilustrasi

Bisnis.com, TOKYO—Harga nikel melonjak ke level tertinggi dalam 14 bulan di tengah spekulasi gangguan pasokan dari Rusia.

Senior trader di Korea Exchange Bank Futures Co. Hwang Il Doo mengatakan pada Blloomberg ketegangan di Ukraina memberikan sentimen positif bagi harga nikel.

Sebagai catatan Rusia adalah produsen nikel murni terbesar kedua di dunia.

Harga nikel untuk pengiriman dalam 3 bulan melonjak 1,9% pada perdagangan Selasa (22/4/2014) dan sempat mencapai US$18.260 per ton di London Metal Exchange (LME).

Sebelumnya harga menanjak hingga ke posisi US$18.282 per ton dan menjadi harga tertinggi sejak 18 Februari 2013.

Sepanjang tahun ini nikel membukukan kenaikan hingga 31%. Angka tersebut menjadikan komoditas tersebut sebagai logam dengan performa terbaik di sektor logam industri yang diperdagangkan di LME.

Toru Higo, general manager Sumitomo Metal Mining Co. untuk perdagangan nikel dan material mentah, menilai pasar nikel akan bergerak ke arah defisit pasokan tahun 2014. Hal ini adalah yang pertama kalinya sejak 2010.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nikel

Sumber : Bloomberg

Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top