Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Transaksi Obligasi Pemerintah Turun 3,26%, Seri FR0070 Teraktif

Volume transaksi obligasi pemerintah turun tipis 3,26% untuk perdagangan Selasa (25/3/2014).
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 26 Maret 2014  |  09:57 WIB
Transaksi Obligasi Pemerintah Turun 3,26%, Seri FR0070 Teraktif
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Volume transaksi obligasi pemerintah turun tipis 3,26% untuk perdagangan Selasa (25/3/2014).

Berdasarkan data Debt Research Danareksa Sekuritas yang dirilis Rabu (26/3/2014), volume transaksi obligasi pemerintah kemarin tercatat Rp10,68 trilun, sedikit turun dari transaksi sebelumnya Rp11,04 triliun.

Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata transaksi harian tahun ini Rp6,65 triliun, jumlah tersebut masih lebih tinggi. Adapun obligasi tenor jangka menengah yakni 5-15 tahun yang paling diburu.

Obligasi pemerintah seri FR0070 tercatat menjadi yang teraktif dengan volume transaksi Rp2,27 triliun.

Selanjutnya, obligasi pemerintah seri FR0068 menempati peringkat kedua teraktif dengan volume transaksi Rp1,25 triliun.

Dan posisi ketiga teraktif ditempati oleh obligasi pemerintah seri FR0027 dengan volume transaksi Rp1,03 triliun.

Berikut rincian obligasi pemerintah teraktif untuk perdagangan Selasa (25/3/2014)

Seri Obligasi

Yield

(%)

Volume

(Rp. miliar)

Jatuh Tempo

FR0070

8,18

2.271

15 Maret 2024

FR0068

8,65

1.245,4

15 Mei 2034

FR0027

6,75

1.030,7

15 Juni 2015

FR0069

7,68

965,5

15 April 2019

FR0061

8,16

892

15 Mei 22

Sumber: Danareksa Sekuritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Pemerintah obligasi pemerintah ri
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top