Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Obligasi Pelindo III US$400 Juta Diprediksi Laris Manis

Rencana penerbitan obligasi oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) senilai US$400 juta diprediksi mendapat respons positif pelaku pasar. Apa dasarnya?
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 20 Maret 2014  |  04:36 WIB
Obligasi Pelindo III US$400 Juta Diprediksi Laris Manis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Rencana penerbitan obligasi oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) senilai US$400 juta diprediksi akan direspons positif oleh pelaku pasar.

Ariawan, Analis Obligasi PT Sucorinvest Central Gani, menilai emisi obligasi yang akan diterbitkan oleh Pelindo III diperkirakan memiliki prospek yang bagus.

Emisi obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan yang bergerak di sektor jasa pelabuhan itu akan menjadi pilihan yang sangat menarik bagi investor di tengah banyaknya pilihan surat utang yang diterbitkan oleh perbankan dan multifinance.

"Kalau dilihat dari sisi dolar AS, belum terlalu banyak menerbitkan jadinya prospek cukup bagus. Tetapi perlu dilihat ratingnya," paparnya, Rabu (19/3/2014).

Investor asing, tuturnya, diyakini tertarik dengan emisi obligasi berdenominasi dolar AS yang diterbitkan oleh korporasi Indonesia. Hal itu dapat terjadi apabila rating yang diperoleh emisi obligasi cukup baik dengan nilai kupon yang menarik pula.

Dengan penerbitan emisi obligasi berdenominasi rupiah dan dolar AS, Pelindo III dinilai lebih menarik bagi dua tipe investor yang berbeda. Sebagai badan usaha milik negara (BUMN), Pelindo III juga memiliki peluang yang lebih baik dari sisi penilaian investor.

"Obligasi di sektor itu masih terbatas, seharusnya potensi masuknya investor ke sektor itu cukup terbuka," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo iii
Editor :
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top