Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Standard&Poor 500 Kembali Terkoreksi 0,29% Saat Pembukaan

Bursa saham AS kembali terkoreksi saat pembukaan perdagangan Rabu (5/2/2014), setelah sempat menguat kemarin. Indeks Standard&Poor 500 (SPX) pada pukul 9:31 waktu New York atau 21:31 WIB berada pada level 1.750, 20 turun 0,29%
Rebound ini terjadi karena terdorong saham Yum! Brands Inc ( YUM ) yang naik 8,9%, setelah peritel makanan cepat saji itu melaporkan laba yang melebihi perkiraan para analis. /bisnis.com
Rebound ini terjadi karena terdorong saham Yum! Brands Inc ( YUM ) yang naik 8,9%, setelah peritel makanan cepat saji itu melaporkan laba yang melebihi perkiraan para analis. /bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham AS kembali terkoreksi saat pembukaan perdagangan Rabu (5/2/2014), setelah sempat menguat kemarin.

Indeks Standard&Poor 500 (SPX) pada pukul 9.31 waktu New York atau 21.31 WIB berada pada level 1.750, 20 turun 0,29% dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya, Selasa (4/2/2014).

Ketika penutupan kemarin, indeks tersebut sempat melenting (rebound) 0,76% setelah tergerus 2,3% pada Senin (3/2/2014).

Rebound ini terjadi karena terdorong saham Yum! Brands Inc ( YUM ) yang naik 8,9%, setelah peritel makanan cepat saji itu melaporkan laba yang melebihi perkiraan para analis.

Selain itu, Michael Kors Holdings Ltd juga menguat 17%  lantaran, sebagai pembuat barang-barang mewah, keuntungannya meningkat  dari perkiraan penjualan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fatkhul Maskur
Sumber : Bloomberg
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper