Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang SUN Capai Yield Tertinggi Sepanjang Tahun

Bisnis.com, JAKARTA-Pascakenaikan suku bunga acuan, pemerintah terpaksa memenangkan hasil lelang surat utang negara dengan tingkat imbal hasil tertinggi sejak awal 2013.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 16 Juli 2013  |  18:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-Pascakenaikan suku bunga acuan, pemerintah terpaksa memenangkan hasil lelang surat utang negara dengan tingkat imbal hasil tertinggi sejak awal 2013.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan, pemerintah memenangkan lima seri obligasi dengan total nominal Rp10,65 triliun pada lelang SUN, Selasa(16/7/2013).

Nilai itu di atas target indikatif yang sebesar Rp7,5 triliun, dan lebih tinggi 9,23% dari nominal pemenangan dalam lelang sebelumnya pada 2 Juli lalu yakni Rp9,75 triliun.

Pada proses lelang, investor menuntut imbal hasil (yield) cukup tinggi dibandingkan lelang periode sebelumnya, yakni 6,8% hingga 9,5%.

Analis Obligasi PT Penilai Harga Efek Indonesia (IBPA) Fakhrul Aufa menilai yield yang dimenangkan untuk semua seri pada lelang kali ini merupakan yang tertinggi sejak pelaksanaan lelang di awal tahun.

“Hal ini sebagai  imbas dari kenaikan BI Rate dan adanya kebutuhan penyerapan dana pemerintah yang besar,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa(16/7/2013).

Menurut dia, besarnya target penyerapan utang pemerintah pada kuartal III/2013 yang sebesar Rp72,90 triliun diprediksi menyebabkan pemerintah terpaksa memenangkan semua seri dan menyerap dana tersebut.

Sampai saat ini, pemerintah berhasil menyerap dana hingga Rp111,57 triliun atau 33,73% dari target penerbitan bruto (gross issuance) tahun ini yang berjumlah Rp330,79 triliun.

Menurut hasil lelang, total penawaran yang masuk tercatat sebesar Rp16,65 triliun atau meningkat naik 17,8% dibandingkan permintaan lelang sebelumnya yang senilai Rp14,13 triliun pada 2 Juli lalu.

Dalam proses lelang, investor tercatat banyak memburu Seri SPN12140703 bertenor 1 tahun dengan total permintaan Rp10,92 triliun pada kisaran imbal hasil (yield) 6,8%-8%. Berdasarkan porsi, permintaan SPN mencapai 65,56% dari total penawaran yang masuk.

SUN Seri FR0065 bertenor 20 tahun mendapat penawaran Rp2,26 triliun dengan kisaran yield 8,69%-9,11%

Penawaran tertinggi ketiga yakni Seri FR0064 yang jatuh tempo pada Mei 2028 senilai Rp1,47 triliun dengan  kisaran imbal hasil 8,49%-9%.

Selanjutnya, Seri baru FR0067 bertenor 31 tahun mendapat permintaan senilai Rp1,45 triliun dengan kisaran yield 8,85%-9,5%. Terakhir, penawaran Seri FR0066 yang bertenor 5 tahun hanya mendapat penawaran Rp553 miliar dengan kisaran yield  7,5%-8,5%.

Adapun, rincian kelima seri yang dimenangkan yakni Seri SPN12140703 yang jatuh tempo pada 3 Juli 2014 sebesar Rp7,35 triliun dengan yield rerata tertimbang 6,92%

Selain itu, dana dari hasil penerbitan Seri FR0067 yang jatuh tempo pada Februari 2044 ditarik Rp1,25 triliun dengan yield rerata tertimbang 8,89% dan tingkat kupon 8,75%.

Seri FR0064 dan FR0065 masing-masing dimenangkan Rp1 triliun dan Rp850 miliar dengan yield rerata tertimbang 8,58% dan 8,77% pada tingkat kupon 6,12% dan 6,62%.

Sisanya, Seri FR0066 yang jatuh tempo pada 15 Mei 2018 dimenangkan paling rendah hanya senilai Rp200 miliar dengan yield rerata tertimbang 7,63% dan kupon 5,25%.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Suku Bunga surat utang negara
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top